Rabu, 20 Oktober 21

BBM Turun, Masyarakat Minta Kepastian Tarif Angkutan Umum

BBM Turun, Masyarakat Minta Kepastian Tarif Angkutan Umum

Minahasa – Setelah pemerintah menurunkan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar yang berlaku Senin (19/1/2015) masyarakat Minahasa, Sulawesi Utara, mengharapkan diikuti oleh penurunan tarif angkutan umum. Pasalnya untuk kedua kali harga BBM diturunkan oleh Presiden Jokowi, namun belum juga diikuti oleh penurunan tarif angkutan umum yang notabenya sebagai salah satu alat transportasi yang banyak digunakan oleh masyarakat.

Menurut warga, jika tidak diturunkan maka akan berdampak bagi mereka karena mahalnya tarif yang ditetapkan setelah kenaikan BBM pada beberapa bulan lalu. Mereka meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa secepatnya mengeluarkan SK tentang tarif angkutan umum yang baru untuk diberlakukan.

Suryani, aktivis HMI Cabang Tondano
Suryani, aktivis HMI Cabang Tondano

Salah seorang aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tondano, Suryani, mengakatakan penyesuaian tarif angkutan perlu ada kepastian. “Jangan sampai hal ini hanya didiamkan oleh pemerintah, sehingga muncul ketidakpercayaan masyarakat dan menimbulkan kecemasan bagi warga yang ingin menikmati dampak penurunan harga BBM.

Sementara itu salah satu sopir angkutan kota (angkot) Aries mengatakan, para sopir angkot tinggal menunggu peraturan yang ditetapkan oleh Pemkab Minahasa terkait tarif angkot. (Wa Ode Tribula)

 

Related posts