Jumat, 12 Agustus 22

Bawaslu Laporkan KPU dan Panwaslu Dharmasraya ke DKPP

Bawaslu Laporkan KPU dan Panwaslu Dharmasraya ke DKPP
* Aerma Depa

Padang, Obsessionnews – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Barat (Sumbar) melaporkan seluruh komisioner Komis Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Dharmasraya, Sumbar ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umuma (DKPP). Komisioner KPU Dharmasraya yang dilaporkan lima orang dan tiga orang komisioner Panwaslu setempat.

Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sumbar, Aerma Depa mengatakan, Bawaslu melaporan komisioner KPU dan Panwaslu Dharmasraya ke DKPP pada Senin (10/8). Penyelenggara dan pengawas pemilu di daerah itu dilaporkan karena diduga melanggar ketetapan waktu penutupan pendaftaran calon kepala daerah. KPU menetapkan batas pendaftaran berakhir sekitar pukul 16.00 Wib pada tanggal 28 Juli 2015, akan tetapi prosesnya tidak ditutup pada saat waktu sudah berakhir.

“Apa yang dilakukan oleh KPU dan Panwaslu itu merupakan temuan dari Bawaslu, setelah kita periksa, proses masih berlangsung dan KPU masih menerima berkas partai pengusung. Atas temua itu, kami pun melaporkan KPU bersama Panwaslu, karena tidak mengingatkan KPU,” ujar Aerma Depa saat ditemui obsessionnews.com, Selasa (11/8).

Aerma Depa mengatakan, berkas yang diterima diluar jam pendaftaran,tidak sesuai dengan keputusan KPU yang menetapkan batas akhir pendaftaran sekitar pukul 16:00 WIB. Mestinya pada saat jam berakhir, KPU tidak memproses dan panwaslu sebagai pengawas mengingatkan.

“Kita tunggua saja apa keputusan sidang DKPP nanti, jika memang fatal, maka bisa saja seluruh komisioner KPU dan Panwaslu itu diberhentikan,” ungkapannya.

Aerma Depa yang juga sebagai majelis di DKPP mengaku belum menyusun agenda sidang. Jika seluruh komisioner di KPU dan Panwaslu Dharmasraya diberhentikan dari hasil putusan sidang DKPP, maka pelaksanaan pilkada di daerah tersebut akan dihendel langsung oleh KPU dan Bawaslu Sumbar.

Dikatannya, meski seluruh komisioner KPU dan Panwaslu Dharmasraya dilaporkan, maka pasangan calon yang akan diusung oleh partai politik, tidak akan ikut dipermasalahkan, karena hal tersebut terjadi akibat kelalaian KPU dan Panwaslu tidak mengingatkannya. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.