Rabu, 8 Desember 21

Bawa Ajaran Aneh, Sri Hartatik ‘Sang Nabi’ Dicap Sesat

Bawa Ajaran Aneh, Sri Hartatik ‘Sang Nabi’ Dicap Sesat
* Sri Hartatik dan suami.

Pekalongan, Obsessionnews – Akibat ulahnya menyebarkan ajaran Alkitab Na’sum, Sri Hartatik (47), warga Desa Kalilembu, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, dicap sesat dan menyimpang dari Islam.

Hal itu dinyatakan dalam rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Pekalongan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan tokoh agama, di aula Mapolres Pekalongan, Senin (6/6/2016).

Tak hanya itu, pertemuan itu juga menyepakati dibentuknya tim terpadu yang bertugas meluruskan pandangan Sri Hartatik dan suaminya Agus Tri Haryanto (48).

“Kami akan menarik buku yang dibuatnya dan memblokir situs tersebut. Secepatnya kami akan koordinasi dengan Dishubkominfo,” ungkap Kapolres Pekalongan, AKBP Roy Ardya Chandra.

Tim terpadu yang dimaksud akan diketuai Wakapolres Pekalongan, Kompol Widiyantoro, yang melibatkan unsur MUI, FKUB, TNI, Polri, Kejaksaan, Kemenag, pemerintah daerah, DPRD, dan tokoh agama.

Sebelumnya diberitakan, Sri Hartatik mengklaim dirinya sebagai utusan Tuhan. Akibatnya, Sri diberhentikan dari pekerjaannya sebagai guru SD Negeri Karangdadap sejak Jumat lalu (3/6/2016).

Sri mengaku ikhlas meski telah dipecat sebagai PNS dan guru. Sebaliknya, ia mengaku bahagia karena dekat dengan Tuhan dan menjadikan hal itu sebagai resiko dari perjuangan utusan Tuhan.

Laiknya seorang utusan Tuhan, Sri juga memiliki sebuah kitab suci yang ditulisnya sendiri bernama Alkitab Na’sum. Sri mengaku, kitab itu ia tulis berdasarkan wahyu atau bisikan ghaib. Di dalamnya terdapat empat jilid Alkitab Na’sum yang berisi cuplikan dari Al-Quran, Injil, Taurat dan Zabur.

Menurutnya, Alkitab Na’sum merupakan pelengkap dari kitab sebelumnya yang telah ada. Sehingga jika dibaca dan dipahami pun tidak melanggar atau membuat orang menjadi sesat. Meski demikian, Sri menegaskan bahwa dirinya tak pernah menyebarkan ajarannya.

Sebagai pembawa ‘ajaran baru’, Sri melaksanakan shalat tidak menghadap kiblat, melainkan menghadap ke arah timur.

“Saya shalat menghadap ke timur karena ada seruan mengubah kiblat bagi orang yang menerima petunjuk. Sayalah orang menerima petunjuk itu,” katanya.

Menurut pengakuan Triharyanto, istrinya mengaku sebagai utusan Tuhan sejak tahun 2013 lalu sejak sembuh dari penyakitnya yang dideritanya selama 6 tahun. Sejak itu pula Sri terus menuliskan bisikan yang diterimanya hingga menjadi sebuah Alkitab Na’sum.

Awalnya, Alkitab Na’sum hanya untuk kalangan keluarga sendiri. Seiring banyaknya pasien yang datang ke rumah meminta untuk disembuhkan dari penyakit, ajaran kitab itu menyebar hingga ke Jakarta.

Sementara itu, staf UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kecamatan Karangdadap, Rohmani, mengakui Sri sudah dikeluarkan sebagai guru PNS sejak akhir Mei. Dia beralasan, dikeluarkannya Sri bukan karena dia mengaku utusan Tuhan, tapi karena sudah tidak mengajar sejak 2009. (Fath @imam_fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.