Minggu, 17 Oktober 21

Batasan TNI dalam Pemberantasan Teroris Sampai Mana?

Batasan TNI dalam Pemberantasan Teroris Sampai Mana?

Jakarta, Obsessionnews – Dalam revisi Undang-Undang Terorisme, TNI diusulkan terlibat dalam upaya Polisi memberantas segala bentuk terorisme. Usulan ini masih menjadi perdebatan antar anggota DPR di Komisi I. Sebagian dari mereka minta usulan itu dikaji lebih dalam.

Syaiful Bahri Anshori anggota Komisi I DPR RI salah satu pihak yang meminta keterlibatan TNI dalam penanganan terorisme perlu dikaji. Misalnya kata dia, mengenai batasan TNI dalam menangani kasus terorisme sampai mana. Jangan sampai kata dia, kewenangan itu sama persis dengan polisi.

“Oleh karena itu, aturan-aturan yang mengatur tentang TNI harus di perjelas, apalagi ada indikasi bahwa polisi sudah mulai kuwalahan menangani teroris yang demikian progresif dengan berbagai taktik dan cara,” ungkapnya.

Anggota Tim Pengawas (Timwas) Intelijen DPR ini menambahkan, ‎hal seperti ini tidak boleh di biarkan. Sebab itu, tegasnya, Komisi I mengusulkan agar perlu dipikir ulang dan rumuskan ulang aturan-aturan yang megatur peran TNI dan polisi terkait dengan isu-isu keamanan negara dan bangsa.

“Oleh karena itu semua elemen masyarakat jangan emosional menanggapi apa yang telah di sampaikan oleh Ketua Komisi I DPR (Mahfudz Siddiq),” ujarnya.

‎Sementara itu, anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar (FPG), Bobby Adhityo Rizaldi sepakat bahwa Operasi Militer Selain Perang ‎(OMSP) TNI harus jelas tidak boleh berbenturan dengan ranah penegak hukum.

“Sepemahaman saya, keterlibatan Komisi I dalam pembahasan revisi UU terorisme adalah memastikan peran BIN sebagai koordinator intelijen negara,” kata Bobby.

Menurutnya, dalam revisi UU Terorisme nantinya diatur secara jelas dalam hal penggunaan data intelijen yang akan digunakan penegak hukum sebagai data deteksi dini. “Badan Intelijen Negara (BIN) harus dapat menjamin bahwa sumber data intelijen tersebut valid, tidak manipulatif. Sehingga kerja pemberantasan teroris terjaga akuntabilitasnya,” jelasnya. ‎(Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.