Sabtu, 23 Oktober 21

Basarnas Cilacap Sigap, Warga Cilacap Batal Bunuh Diri

Basarnas Cilacap Sigap, Warga Cilacap Batal Bunuh Diri

Cilacap, Obsessionnews – Turiman (35), warga Jalan Keramik dukuh Karangtalun Cirandu RT. 4/4 Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, melakukan aksi nekat hendak bunuh diri dengan cara memanjat pohon kelapa yang berada di belakang rumahnya. Aksi nekat tersebut dilakukannya pada Jum’at (26/2/2016) siang pukul 12.30 WIB.

Diduga Turiman mengalami tekanan akibat faktor ekonomi dan permasalahan keluarga. Berkali-kali tetangga serta anaknya berusaha membujuk turun, namun Turiman tak bergeming dan tetap berada di pucuk pohon kelapa yang tingginya mencapai 7 meter.

Menurut informasi warga sekitar, setelah didera masalah, Turiman dikenal sebagai sosok pendiam dan penyendiri. Bahkan tetangga rumahnya menuturkan, dia sering merasa diganggu mahluk halus.

Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos SAR Cilacap beserta tim SAR gabungan yang berada dilokasi kejadian juga berkali-kali membujuk, namun tak juga didengar.

“Dia sempat minta diambilkan minum, ketika diberikan minum dia mau turun, namun saat mendapatkan minuman dia naik lagi,” ungkap Saiful, personil Basarnas Cilacap.

Hingga kemudian Turiman benar-benar melakukan aksi bunuh diri. Dengan menggunakan tali dari batang daun kelapa di leher, ia langsung terjun dari pohon kelapa. Sontak tim SAR gabungan segera melakukan penyelamatan dengan memanjat pohon kelapa dan memegangi tubuhnya yang mulai melemah.

Beruntung, Turiman berhasil dipegang tim SAR yang naik ke pohon sehingga nyawanya tertolong meski lehernya sempat tercekik. Personil dari Basarnas Cilacap dan RAPI Cilacap yang naik ke pohon kelapa segera membuatkan sistem untuk membawa Turiman turun.

Namun lagi-lagi dia menolak. Setelah dibujuk-bujuk kembali, pada akhirnya sekitar pukul 18.45 wib, Turiman bersedia turun.

“Tim segera membawanya turun dengan cara estafet karena dia tidak mau turun dengan menggunakan tali,” pungkas Saiful. (Yusuf IH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.