Jumat, 1 Juli 22

Baru Diresmikan, Saka Academy Gelar Free Trial Class

Baru Diresmikan, Saka Academy Gelar Free Trial Class
* Pembina Saka Academy dr Hj Yul Haini di sela acara open house Rumah Saka. (Foto: dok Saka Academy)

obsessionnews.com —— Yayasan Bharata Monde menggelar acara open house Rumah Saka yang menandai telah diresmikan Saka Academy, sebuah lembaga pendidikan dan sosial yang menaungi anak-anak usia dini. Kegiatan ini diawali dengan membuka program Free Trial Class yang diikuti oleh puluhan anak-anak dari berbagai wilayah di Jakarta.

Open house Rumah Saka mendapat dukungan dari sejumlah tokoh nasional. Mereka adalah mantan Menteri Pendidikan Nasional Prof. M Nuh, Founder Yayasan Sekolah Budi Mulia Dua Prof. M Amien Rais, Founder Akbar Tanjung Institute Akbar Tanjung, Guru Besar Psikologi Islam dan Founder Mubarok Institute Prof Achmad Mubarok.

Selain itu, dukungan juga datang dari beberapa tokoh lainnya yang tidak berhubungan di dunia pendidikan seperti Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti, Ketua KONI Pusat Letjen (Purn) Marciano Norman dan Ketua Pengembangan Prestasi PP KONI Gugun Yuniar.

“Saya rasa hari ini cukup membahagiakan, cukup banyak dukungan moril dari beberapa tamu undangan baik yang hadir, ataupun yang berhalangan hadir. Para tamu dan calon orang tua murid yang mengikuti program Free Trial Class pun juga sangat antusias,” kata Pembina Saka Academy dr Hj Yul Haini di Jakarta, Selasa (21/6/2022).

Saka Academy terbentuk pada bulan Maret 2022, yang dilatarbelakangi oleh kondisi pendidikan yang ada di Indonesia yang dirasa belum cukup maksimal. Hadirnya rumah Saka ini diharapkan bisa turut berperan dalam memperbaiki kualitas pendidikan anak-anak Indonesia.

“Tentunya dengan konsep pembelajaran yang lebih menyenangkan hingga peserta didik bisa lebih mudah menerima pengetahuan yang kami berikan, terkhusus ingin membentuk karakter diri anak-anak dari usia dini hingga ke sekolah dasar agar mereka dapat menjadi generasi emas Indonesia,” ujar Yul Haini.

Yul Haini menjelaskan bahwa tujuan didirikan Saka Academy adalah untuk mengembangkan  pendidikan di Indonesia dengan melakukan berbagi praktik baik yang hasilnya dapat dirasakan oleh berbagai stakeholders pendidikan di Tanah Air.

“Ke depannya Saka Academy juga akan terus melakukan kegiatan sosial yang berfokus di bidang pendidikan, serta dikemas dalam bentuk metode pembelajaran yang menyenangkan,” terang Yul Haini.

Direktur Saka Academy, Herfan megatakan pihaknya telah menyiapkan 13 program dengan memberikan praktik baik bagi anak usia dini dan sekolah dasar. Program dimaksud diantaranya ada program Sensory Play, Fun Letics, dan Fun Islamic dan lain lain.

Sensory Play dan Fun Letics merupakan program untuk melatih motori dasar halus dan kasar anak. Sedangkan program Fun Islamic dimana program tersebut lebih mengajarkan anak sejak dini lebih mengenal agama islam dengan metode pembelajaran yang berbeda pada umumnya.

“Dengan mengambil program tersebut di Saka tentunya anak-anak dapat segera kami berikan praktik baik hingga harapan orang tua yang menginkan kebaikan untuk si buah hati dapat terwujud,” papar Herfan.

Saka Academy juga telah menyiapkan program sosial dengan akan mendatangi sekolah-sekolah yang berada di daerah yang masih minim perhatian dari pemerintah pusat. “Saka Academy ingin sekali memberikan kontribusi ke sekolah-sekolah yang akan kami kunjungi dengan mengemas program pendidikan praktik baik,” katanya.

Untuk melaksanakan program tersebut, Saka Academy mengajak kerja sama para stakeholders yang memiliki visi dan misi yang sama dalam bidang pendidikan.

“Mungkin saja para perusahaan yang memiliki dana CSR, baik itu perusahaan BUMN ataupun perusahan swasta yang memang memiliki rasa kepeduliannya yang cukup tinggi untuk dunia pendidikan dan sosial bisa kita ajak kerja sama,” ungkap Herfan.

Herfan mengatakan saat ini pihaknya baru mendapat dukungan dari perusahaan Detol dan RS Kartika Husada Group. Sementara dari pemerintah belum ada sama sekali.

“Dalam hal ini kami sangat bahagia sekali dengan kehadiran mereka di dalam kegiatan yang ada. Besar harapan sampai dengan ke depannya ada lagi pihak-pihak yang memiliki kemampuan dapat turut bergabung dalam setiap program Saka,” tutup Herfan. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.