Selasa, 27 September 22

Banyak Lahirkan Kegelisahan Publik, Fahira Idris Dukung Revisi UU ITE

Banyak Lahirkan Kegelisahan Publik, Fahira Idris Dukung Revisi UU ITE
* Anggota DPD RI Fahira Idris. (Foto: dok. pribadi)

Jakarta, obsessionnews.com – Wacana revisi UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE yang dilontarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) disambut dan didukung banyak pihak. Niat merevisi UU ITE adalah niat yang sangat baik demi menguatkan kembali tujuan awal UU ITE yaitu menjaga ruang digital Indonesia agar bersih, sehat, beretika, dan produktif. Oleh karena itu pasal-pasal karet dalam UU ITE yang melahirkan penafsiran berbeda-beda (multitafsir) harus segera direvisi atau dihapus agar dalam implementasinya benar-benar mengedepankan prinsip keadilan.

 

Baca juga:

Kapolri Listyo Sigit akan Selektif dalam Penerapan UU ITE

Novel Bamukmin: Harusnya Polisi Jerat Ninoy dengan UU ITE

Ajak Masyarakat Golput Bisa Dijerat UU ITE

 

Anggota DPD RI Fahira Idris mengungkapkan, memang sudah saatnya UU ITE dievaluasi baik pasal-pasal yang berpotensi multitafsir maupun implementasinya di lapangan. Kehadiran UU ITE yang tujuan awalnya menjaga ruang digital Indonesia dalam perjalanan belum sepenuhnya sesuai tujuan tersebut. Malah kehadiran UU ITE ini dalam beberapa kondisi dan situasi menimbulkan suasana ketegangan antarmasyarakat.

“Niat baik Presiden merevisi UU ITE adalah keputusan yang sangat tepat dan harus kita dukung dan kawal bersama. Harus kita akui, walau tujuan awal UU ITE ini baik, tetapi dalam perjalanannya, UU ini banyak melahirkan kegelisahan publik. Semoga baik Pemerintah maupun di DPR segera bisa merealisasikan revisi UU ITE ini,” ujar Fahira di Jakarta dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/2/2021).

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.