Sabtu, 21 Mei 22

Banyak Investor Cina Bawa Dananya ke Luar Negeri

Banyak Investor Cina Bawa Dananya ke Luar Negeri

Jakarta, Obsessionnews – Meski International Monetary Fund (IMF) telah memasukkan yuan Cina ke dalam mata uang internasional, rupanya Bank Sentral Cina belum juga percaya diri. Pada Rabu (9/12) kemarin, People’s Bank of Cina (PBoC) malah memangkas nilai yuan sebesar 0,5 persen.

Keputusan itu diambil setelah IMF memasukkan yuan sebagai duit internasional bersama dolar AS, poundsterling, euro serta yen Jepang.

Sebelumnya, PBoC mematok kurs tengah yuan 6,4 dolar AS kemudian diturunkan levelnya menjadi 6,42 dolar AS.

Seperti dilansir CNNMoney, cadangan devisa yang masih dikantongi PBoC sebanyak 3,4 triliun dolar AS. Dan ini merupakan level terendah sejak November 2013. Akibatnya, banyak investor Cina sendiri yang mencoba membawa keluar dananya dari negerinya sendiri.

Dibawanya dana tersebut keluar dari Cina, salah satunya digunakan untuk investasi properti di New York AS serta London, atau memborong saham dan surat utang luar negeri.

Meski angka pasti belum juga dirilis pemerintah Cina, namun Capital Economics melaporkan penguapan dana sudah terjadi sejak Agustus tahun ini, ketika negara tersebut melaksanakan devaluasi. Akibatnya, aksi jual terjadi secara besar-besaran di pasar saham.

Pemerintah setempat nampaknya membiarkan modal keluar terus terjadi. Pengusaha lokal pun memilih berburu dolar serta euro guna menanamkan investasinya di luar negeri. Yuan pun jatuh lebih dalam meski PBoC terus mengerahkan cadangan devisanya guna meredam pelemahan terus menerus. (Mahbub Junaidi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.