Kamis, 11 Agustus 22

Bansos Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan

Bansos Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan
* Presiden Jokowi berfoto bersama ibu-ibu penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Gelanggang Remaja Jakarta Timur, Jakarta, Senin (3/12/2018) petang. (Foto: AGUNG/Humas Setkab)

Jakarta, Obsessionnews.com – Dalam mengimplemtasikan visi pemerintahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), khususnya butir 5 Nawacita yakni meningkatkan taraf hidup manusia Indonesia, pemerintah fokus pada bantuan kepada rakyat miskin dengan beberapa program. Antara lain program yang ada pada Kementerian Sosial (Kemensos), yakni Program Keluarga Harapan (PKH), beras sejahtera (Rastra), Kelompok Usaha Bersama (KUBE), dan Usaha Ekonomi Produktif (UEP).

PKH atau bantuan tunai bersyarat merupakan program pemberian uang tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) berdasarkan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. PKH dicairkan dalam empat tahap per tahunnya, dengan tujuan memudahkan mengatur penggunaan dana tersebut.

 

Baca juga:

Pemerintahan Jokowi Sukses Jaga Stabilitas Harga Pangan

Di Era Jokowi Tercipta 9,4 Juta Lebih Lapangan Kerja

Kiai Ma’ruf Amin Nilai Jokowi Berhasil Angkat Muruah Ulama dan Santri

Airlangga:  Banyak Program Pemerintahan Jokowi Berpihak kepada Umat Islam

OSO: Rakyat Cinta Jokowi

 

Realisasinya pada 2017 lalu untuk dana PKH, pemerintah telah menggelontorkan dana bantuan sosial sebesar Rp1,8 triliun untuk Jawa Tengah. Dan pada awal Februari 2018 Presiden Jokowi menggelontorkan dana bantuan sosial (bansos) untuk 10 juta keluarga di Indonesia. Tahun 2018 jumlah keluarga penerima manfaat di Jawa Tengah akan bertambah menjadi 36.772 keluarga.

Melalui program-program tersebut pemerintahan Jokowi berhasil menurunkan angka kemiskinan hingga di bawah dua digit. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Juli 2018 menunjukkan angka kemiskinan sebesar 9,82% atau sebanyak 25,95 juta orang. Sangat membanggakan jika melihat bahwa angka tersebut merupakan angka terendah sejak Indonesia merdeka, dan pertama dalam sejarah.

Ya, tak bisa dipungkiri bahwa salah satu faktor yang berpengaruh besar pada penurunan angka kemiskinan adalah adanya bansos yang berjalan dengan baik selama pemerintahan Jokowi. Terutama kontribusi dari PKH yang sangat singnifikan dalam mengurangi kemiskinan. Selain itu Rastra yang digulirkan juga sangat berpengaruh terhadap garis kemiskinan.

Selain menurunkan angka kemiskinan, program Nawacita lainnya yang menjadi landasan program kerja Kemensos adalah Membangun Indonesia dari Pinggiran. Dalam hal ini program Kemensos yang menyentuh area di desa-desa, kawasan terpencil, dan di perbatasan.

Dana Desa pada 2018 mencapai Rp60triliun untuk 74.958 desa di seluruh Indonesia. Sejauh ini Dana Desa telah menghasilkan 199.100 kilometer jalan desa, 1.599 km jembatan, 325.599 unit sambungan air bersih, 4.656 unit embung desa, 48.271 unit posyandu, 19.794 unit pasar desa, 43.723 unit PAUD desa, 342.137 unit sumur dan MCK, serta 299.345 unit drainase dan irigasi untuk periode 2015-2017. Dana Desa juga telah mengurangi ketimpangan di desa dari 0,34 pada 2014 menjadi 0,32 pada 2017.

Sejak awal 2018 juga ada Program Padat Karya Tunai untuk pedesaan. Sebagai permulaan target program ini adalah 1.000 desa dari 100 kabupaten yang memiliki ketimpangan sosial tinggi. Anggaran program ini diambil dari Dana Desa. Untuk 2018, anggaran Padat Karya Tunai mencapai Rp 18 triliun untuk seluruh desa di Indonesia.

Di samping itu respons Kemensos juga tentunya sangat cepat dalam menanggapi setiap bencana alam yang terjadi di negeri ini. Contohnya, ketika gempa bumi di Sulawesi Tengah pada September 2018 lalu, dengan cepat tanggap, kemensos RI mengirimkan bantuan logistik dan personil Taruna Siaga Bencana. Kementerian Sosial juga menyiapkan santunan untuk ahli waris dari korban yang meninggal dunia sebesar Rp15juta untuk setiap ahli waris. (Ita)

 

Artikel ini dalam versi cetak telah dimuat di Majalah Men’s Obsession Edisi Januari 2019 dengan judul “Angka Kemiskinan Menurun”.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.