Jumat, 3 Februari 23

Bank Nagari Tertarik Jadi Fasilitator Dana Bergulir

Jakarta, Obsessionnews.com – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) ingin menjadikan Bank Nagari sebagai fasilitator penyaluran dana bergulir kepada pelaku usaha sektor perikanan di Wilayah Sumatera Berat. LPDB membutuhkan mitra strategis untuk menyalurkan dana bergulir yang pada 2017 ini jumlahnya mencapai Rp 1,5 triliun.

“Bagaimana kami mendistribusikan (dana bergulir) ini ke para UKM khususnya sektor kelautan dan perikanan ini kan perlu ada fasilitator,” kata Direktur Bisnis LPDB-KUMKM, Warso Widanarto melalui siaran pers di Jakarta, Kamis (27/7/2017).

Dalam kerja sama yang baru akan dijejaki itu, Bank Nagari sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) akan menjadi lembaga keuangan perantara dalam menyalurkan dana bergulir kepada mitra di Sumbar, mengingat LPDB sebagai satuan kerja dari Kementerian Koperasi dan UKM tidak memiliki kantor cabang di sana.

“Jadi kami memberikan pinjaman ke Bank Nagari untuk diteruskan kepada pelaku usaha. Itulah fungsi kemitraan kami dengan Bank Nagari, kalau Bank Nagari-nya berminat silahkan kami buka kesempatan itu,” imbuh Warso.

Warso mengungkapkan LPDB baru sebatas mewacanakan, namun rencana kerja sama tersebut akan bisa terealisasi apabila ada permohonan resmi dari pihak Bank Nagari. Selama ini kerja sama penyaluran dana bergulir di Sumbar, LPDB melibatkan Bank Pengkreditan Rakyat (BPR) maupun Koperasi Simpan Pinjam (KSP).

“Kami belum terima, kalau ada permohonan bisa kami tindak lanjuti, bukan hanya Bank Nagari tapi juga BPR dan sebagainya,” katanya.

Direktur Utama Bank Nagari, Dedy Ihsan tertarik dengan rencana kerja sama kedua belah pihak. Untuk itu, dia mengaku siap bahkan serius untuk menindaklanjuti wacana tersebut. Namun, dia enggan menyebutkan kepastian permohonan kerja sama itu diajukan ke LPDB.

“Siap mendukung, dan menyalurkan bagian dana bergulir dari LPDB,” ujarnya singkat.

Akumulasi penyaluran dana bergulir LPDB tahun 2008 hingga 25 Juli 2017 di seluruh Indonesia mencapai Rp 8,34 triliun dengan jumlah minta sebanyak 4.293. Sedangkan khusus untuk wilayah Sumbar mencapai Rp 60,92 triliun dan jumlah mitra sebanyak 54 KUMKM.

Rencana sebaran dana bergulir di Sumbar pada tahun ini sebesar Rp 28,78 miliar kepada 11 mitra untuk 2.308 UMKM, dengan prioritas utama pada sektor kelautan dan perikanan prioritas utama mengingat menjadi penyumbang terbesar bagi penyediaan lapangan kerja. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.