Selasa, 14 Juli 20

Bank Nagari Didorong Kerjasama dengan BUMN

Bank Nagari Didorong Kerjasama dengan BUMN

Padang, Obsessionnews.com- Bank Pembangunan Daerah bisa kuat dan sehat serta bisa bersaing dengan bank lain, harus ditambah modal. Namun, penambahan modal dari pemengang saham akan sulit terwujud karena keterbatasan keuangan daerah.

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengatakan, alternatif yang bisa dilakukan, mendorong supaya Bank Nagari melakukan penawaran umum perdana pada investor atau Initial Public Offering (IPO).

“Kalau siap kamipun siap. Tapi kalau tidak, mungkin alternatif jembatan untuk arah IPO bisa melalui kerjasama dengan BUMN, karena itulah salah jalan yang jadi alternatif,” katanya saat acara Sosialisasi Program Transformasi Bank Pembangunan Daerah Menjadi Bank yang Kuat, Kompetitif, dan Kontributif bagi Pembangunan Daerah, Jumat (2/9).

Dalam kesempatan yang sama, Dewan Komisioner Bidang Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nelson Tampubolon mengatakan, Bank Nagari masih butuh modal yang kuat supaya bisa menjadi bank yang kuat dan bersaing dengan bank lain.

Bank Pembangunan Daerah bisa dikatakan kuat dan tidak terpengaruh dengan kondisi perekonomian bisa membukukan modal inti minimal Rp5 triliun. Sedangkan modal inti Bank Nagari baru Rp1,7 triliun, atau berada pada buku II.

Nelson mendorong Bank Nagari agar melakukan kerjasama dengan BUMN. Alternatif itu paling memungkinkan, karena penambahan modal dari pemegang saham tidak mungkin dilakukan sebab keterbatasan dana baik Provonsi dan kabupaten/kota. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.