Senin, 15 Agustus 22

Bank Mandiri Harus Miliki Strategi Khusus untuk Jaga Laba di Tengah Pandemi Covid-19

Bank Mandiri Harus Miliki Strategi Khusus untuk Jaga Laba di Tengah Pandemi Covid-19
* Bank Mandiri. (Foto: bankmandiri.co.id)

Dikutip obsessionews.com dari situs PKS, Jumat (5/2/2021), dalam rapat kerja itu Anis juga memberi catatan untuk direksi BNI, di antaranya mengenai peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang disertai dengan peningkatan kredit yang terjadi pada tahun 2020. BNI mencatat DPK mengalami peningkatan dari Rp614 triliun pada 2019 menjadi Rp679 trillun pada 2020.

“Hal ini dapat menunjukan kinerja yang positif oleh BNI selama pandemi,” kata Anis.

Namun,  total kredit yang mengalami peningkatan 5,3 persen dari Rp557 triliun menjadi Rp 586 triliun di tahun 2020 selama pandemi, mesti diwaspadai tingkat kesehatannya.

“Peningkatan total kredit ini harus tetap diwaspadai. Walaupun di sisi lain ketika terjadi krisis bank menahan penyaluran kredit, dapat memperburuk perbaikan ekonomi (kontra siklikal), namun jangan sampai terjadi kredit macet dalam proses selanjutnya,” ujar Anis. (arh)

Pages: 1 2

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.