Senin, 14 Oktober 19

Bank Dunia: Indonesia Sulit Batasi Defisit Anggaran 2,4%

Bank Dunia: Indonesia Sulit  Batasi Defisit Anggaran 2,4%

Jakarta – Bank Dunia memperkirakan Indonesia sulit membatasi defisit anggaran di level 2,4 persen dari produk domestik bruto (PDB) seperti diasumsikan dalam APBN Perubahan 2014.

Ekonom Utama Bank Dunia untuk Indonesia, Ndiame Diop, mengatakan sulitnya Indonesia membatasi defisit fiskal di level tersebut jika harga minyak dunia terus meningkat. Pasalnya, konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri begitu besar di tengah kondisi geopolitik global belakangan ini.

“Akan sulit membatasi defisit hanya di 2,4 persen dari PDB seperti yang diproyeksikan dalam APBN-P 2014, terutana jika harga minyak terus meningkat,” kata Ndiame dalam acara Indonesia Economic Quarterly Juli 2014 di Jakarta, Senin (21/7).

Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menekan defisit anggaran, menurut dia, dengan memperbaiki kualitas belanja. Melalui pengurangan subsidi BBM dan mencegah penurunan lebih lanjut dalam pendapatan pajak dan non-pajak diyakini Ndiame dapat mengurangi tekanan defisit.

Semakin besarnya tekanan pada defisit anggaran ini tidak bisa dihindarkan karena depresiasi rupiah dan naiknya harga minyak. Selain itu, melemahnya perolehan pendapatan negara juga memperbesar defisit fiskal, yang diketahui pendapatan negara terhadap PDB telah turun dari 16,3 persen pada 2011 menjadi 15,3 persen di 2013. (Ipot)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.