Selasa, 29 September 20

Banjir di Sorong Picu Bencana Tanah Longsor

Banjir di Sorong Picu Bencana Tanah Longsor
* Foto : BNPB

Jakarta, Obsessionnews.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan bahwa telah terjadi bencana tanah longsor di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat. Bencana ini mengakibatkan dua warga meninggal dunia. Kedua korban dilaporkan BPBD provinsi karena tertimpa material longsor.

Raditya Jati Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB mengatakan longsor juga merusak satu rumah milik warga. Bencana longsor ini disertai kejadian banjir yang melanda tiga kecamatan.

“Bencana alam ini dipicu oleh hujan dengan intesitas sedang hingga tinggi pada Rabu, 16 September 2020, pukul 16.00 WIT. Di samping itu, pantaun BPBD setempat menyebutkan struktur tanah yang labil hingga akhirnya mengakibatkan longsoran,” ujar Raditya dalam keterangannya, Kamis (17/9/2020).

Saat kejadian banjir, tinggi muka air beragam antara 10 hingga 100 cm. Ketiga kecamatan di Kota Sorong yang terdampak kejadian tersebut meliputi Kecamatan Sorong (Kelurahan Klademak, Remu Utara), Sorong Utara (Kelurahan Malaingkedi) dan Sorong Manoi (Malabutor). Rumah-rumah terendam masih dalam pendataan BPBD.

Menyikapi kejadian tersebut, tim reaksi cepat (TRC) BPBD Kota Sorong  melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan Basarnas, TNI dan Polri untuk evakuasi korban. BPBD Kota Sorong telah mengimbau masyarakat yang tinggal dekat lokasi rawan longsor agar selalu waspada dan siaga mengantisipasi kejadian serupa.

Berdasarkan analisis InaRISK, Kota Sorong memiliki tingkat risiko sedang hingga tinggi untuk bahaya banjir dan tanah longsor. Setidaknya ada 5 kecamatan yang berada pada kategori sedang hingga tinggi untuk bahaya longsor, dengan luas sekitar 4.717 hektar. Populasi penduduk terpapar di 5 kecamatan tersebut berjumlah 5.492 jiwa.

“Prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan pada hari ini dan esok (18/9) wilayah Papua Barat berpotensi terjadi hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang,” pungkas dia. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.