Selasa, 1 Desember 20

Bang Japar Isi Milad ke-3 dengan Kegiatan Bermakna

Bang Japar Isi Milad ke-3 dengan Kegiatan Bermakna
* Ketua Umum Bang Japar Fahira Idris. (Foto: Fikar Azmy/OMG)

Jakarta, Obsessionnews.com – Setelah Miladnya yang ke-3, Organisasi Masyarakat Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) akan terus menggelar kegiatan bakti sosial yang bermakna di berbagai wilayah di Indonesia.

Ketua Umum Bang Japar Fahira Idris menjelaskan, bakti sosial itu berupa pemeriksaan rapid tes gratis, tes kadar gula darah gratis, dan membuka ruang konsultasi dokter tidak berbayar di berbagai titik wilayah Jakarta.

Selain itu, pembagian paket sembako dan starter pack (sabun cuci tangan dan paket hand sanitizer termasuk masker maupun sarung tangan plastik), santunan anak yatim, piatu dan dhuafa secara berkala juga rutin terus dilakukan.

“Responnya ternyata sangat positif karena penerimaan warga begitu antusias,” ujar Fahira dikutip dari majalah Women’s Obsession, Sabtu (31/1/2020).

Selain itu tes kadar gula darah gratis pun dilakukan. Menurut dia gula adalah salah satu penyakit paling berbahaya di dunia.

“Apabila dibiarkan, penyakit ini bisa menimbulkan komplikasi yang secara perlahan dapat menyerang organ-organ penting dalam tubuh manusia, seperti kebutaan, stroke, hingga gagal jantung maupun gagal ginjal,” jelas Fahira.

Terkait 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak), lanjut dia, kesadaran dan disiplin warga sangat bervariasi. Artinya ada kelompok masyarakat yang disiplin dan patuh, tetapi ada juga yang masih belum sepenuhnya taat menjalankan 3M.

“Lalu, ada yang tertib memakai masker, namun untuk cuci tangan dan menjaga jarak belum sepenuhnya dijalankan,” ungkapnya.

Menurut dia, Pandemi ini bukan hanya mengakibatkan terjadi krisis kesehatan, tetapi juga berpotensi mengancam kondisi ekonomi warga, jika penyebaran Covid-19 tidak segera dikendalikan.

“Upaya pemerintah menanggulangi
penyebaran Covid-19 perlu diapresiasi, tetapi jika pandemi ingin segera dikendalikan harus ada terobosan-terobosan baru,” ujar Ibu dari Nabila Zahra dan Nazira Megan ini.

Sudah saatnya pemerintah mempunyai blueprint atau kerangka kerja terperinci dan strategi utama penanggulangan Covid-19, termasuk di dalamnya menetapkan target kapan pandemi ini bisa dikendalikan.

“Target tersebut akan menjadi daya dorong pemerintah dan semua elemen bangsa untuk bergerak bersama mengendalikan pandemi, termasuk berkolaborasi bersama membantu kesulitan warga akibat pandemi,” ungkapnya.

Terkait vaksin, lanjut Fahira, tentunya semua berharap uji klinis tahap III yang saat ini sedang berlangsung di Indonesia dan beberapa negara lain berlangsung lancar, berhasil (aman dan efektif ), mendapat review WHO, dan menjadi kesepakatan global. Sehingga bisa dilakukan vaksinasi massal untuk menekan penyebaran virus.

“Namun, kita semua harus memahami bahwa vaksin bukan solusi tunggal dalam mengatasi pandemi. Kewajiban masyarakat dalam penerapan 3M, maupun kecepatan 3T (Test, Tracing, Treatment) yang merupakan tugas Pemerintah tidak boleh kendur, walaupun nanti vaksin ditemukan,” pungkasnya. (Elly S/Women’s Obsession/Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.