Senin, 18 Oktober 21

Bandung Segera Kucurkan Rp100 Miliar Bagi Ekonomi Kerakyatan

Bandung Segera Kucurkan Rp100 Miliar Bagi Ekonomi Kerakyatan
* Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

Bandung,  Obsessionnews – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan  rencana dan fokus pengembangan Kota Bandung perihal peningkatan ekonomi kerakyatan. Hal tersebut disampaikan usai memberi arahan pada Musrenbang Kota Bandung Tahun 2016.

Peningkatan kualitas sosial ekonomi kota Bandung yang cerdas dan berdaya saing melalui penguatan infrastruktur, daya beli dan pemberdayaan kewilayahan tahun 2017.

“Khusus dua tahun di kepemimpinan saya, sesuai dengan yang digaungkan pemerintah pusat, kita berupaya dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan,” kata Ridwan.

Ia menegaskan, salah satu program unggulan Kota Bandung dalam hal ekonomi kerakyatan adalah program kredit melati yang pada tahun 2015 dikucurkan dana sebesar 18 milyar dan berhasil mencetak 7 ribu pengusaha mikro baru.

Angka tersebut menurutnya, di tahun anggaran 2016 ini akan ditingkatkan lagi menjadi 100 miliar. “Itu adalah satu unggulan kita adalah kredit melati, kita akan tingkatkan ke 100 milyar, dengan 18 milyar saja 7000 orang sudah terbantu,” jelasnya.

emil - ekonomi kerakyatan

Terkait masalah tersebut, menurut Ridwan, kota Bandung saat ini tidak serta merta karena warga Bandung sendiri.

Menurutnya, pembangunan yang pesat di Kota Bandung sebaiknya juga diikuti oleh daerah daerah sekitar Bandung agar tak terjadi ketimpangan.

“Masalah di Bandung kan regional, kalau di Bandungnya melompat, tapi kota di sekitarnya tidak ikutan susah, maka saya titip ke provinsi, agar menyeimbangkan potensi pembangunan,” imbuhnya.

Selain program kredit melati untuk ekonomi mikro, program unggulan lain yang menjadi unggulan dan dioptimalkan yaitu program di kewilayahan PIPPK.

Menurutnya, 50 lebih kewenangan Wali Kota, tahun lalu telah dilimpahkan kewilayahan. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.