Senin, 27 September 21

Bandung Masagi Respon Revolusi Mental Jokowi

Bandung Masagi Respon Revolusi Mental Jokowi

Bandung, Obsessionnews – Karang Taruna harus mampu menghasilkan karya besar bagi warga kota Bandung. Demikian disampaikan Walikota Bandung Ridwan Kamil saat membuka Rapat Kerja Kota (Rakerkot) Karang Taruna Kota Bandung Tahun 2015 di Aula Graha Siliwangi, Jalan Lombok Kota Bandung, Minggu (15/11).

Rekerkot tersebut dalam upaya penguatan pesan dan fungsi karang taruna sebagai pilar kesejahteraan sosial menuju Bandung Juara dengan cita rasa baru. Ridwan mengatakan Karang Taruna harus mampu menghasilkan karya-karya yang besar.

“Karya yang besar datang dari rencana-rencana yang besar, rencana-rencana besar datang dari pemikiran-pemikiran yang besar, jadilah karang taruna yang berpikir besar,” ujarnya.

Sebagai bentuk upaya peningkatan potensi generasi muda di Kota Bandung serta dalam rangka menterjemahkan arahan Presiden mengenai revolusi mental, di Kota Bandung akan diterapkan pendidikan karakter.

“Dalam menterjemahkan arahan Presiden tentang revolusi mental di Bandung diterjemahkan menjadi pendidikan karakter untuk melengkapi yang kurang di pendidikan formal judulnya Bandung Masagi (sempurna),” katanya.

bandung masagi-

Ridwan menambahkan, Bandung Masagi merupakan suatu konsep pendidikan karakter yang akan diterapkan di sekolah-sekolah dengan berbasis pada agama, bela negara, budaya sunda dan cinta lingkungan.

Bentuknya beragam, mulai dari kegiatan ekstrakurikuler,  kegiatan kelas tambahan, event-event, penampilan hingga suatu saat ada rutinitas baru yang positif yang berlanjut dan menjadi rutinitas baru di masyarakat khususnya generasi muda.

Adapun target yang ingin dicapai menurut Ridwan Kamil adalah generasi muda Bandung khususnya bisa menjadi lebih someah (ramah), cerdas dan memiliki semangat dan cinta kebangsaan yang tinggi.

“Targetnya, anak Bandung selain someah, pinter berbudaya sunda dengan baik, soleh, tidak bicara kasar seperti yang biasa kita temui, ikut menjaga kebersihan dan punya basis bela Negara dan cinta kebangsaaan,” tegasnya.

Maka dari itu sebagai implementasi Ridwan meminta Karang Taruna Kota Bandung agar dapat merangkul dan mengatasi para PMKS di Jalanan Kota Bandung. “Saya minta kepada kewilyahan melalui karang taruna agar membuat  unit gugus tugas khsus untuk mengatasi PMKS anak jalanan,” katanya.

Dirangkulnya karang taruna sebagai mitra dalam mengatasi permasalahan sosial di Kota Bandung merupakan wujud dari tiga konsep dasar, yakni kolaborasi, inovasi dan desentralisasi dalam membangun Bandung Juara. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.