Minggu, 22 Mei 22

Bandara Juanda Rugi Rp14 Miliar

Bandara Juanda Rugi Rp14 Miliar
* PENUMPUKAN: Calon penumpang antri masuk terminal keberangkatan di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jumat (17/7/2015) pagi. (Obsessionnews.com/Ari Armadianto)‎

Surabaya, Obsessionnews – Bandara Juanda Surabaya terpaksa menutup operasional penerbangannya sejak Kamis (16/7/2015) akibat diguyur hujan abu vulkanik letusan Gunung Raung di Banyuwangi, Jawa Timur. PT Angkasa Pura I sebagai pengelola Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo mengaku mengalami kerugian Rp 1,4 miliar per hari akibat penutupan bandara ini.‎

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Juanda Yunus Suprayogi mengatakan, kerugian itu terjadi karena perusahaan tidak memperoleh pendapatan dari bisnis aero. “Kalau pendapatan aero ada kerugian. Pemasukan kami dari aero biasanya Rp 1,4 miliar per hari,” ungkap Yunus.

Menurut Yunus, pihaknya diperkirakan akan mendapatkan kerugian tambahan sebesar Rp 1,1 miliar pada Jumat (17/7/2015) karena penutupan bandara masih berlangsung. “Kalau dihitung sampai tadi kami buka kembali pukul 10.00 WIB, ya kira-kira kerugian kami Rp 1,4 miliar ditambah Rp 1,1 miliar,” paparnya.

Seperti diketahui, Bandara Juanda dinyatakan telah dibuka pada Jumat pagi pukul 10.00 WIB karena dianggap sudah aman dan bersih dari abu vulkanik yang membahayakan penerbangan. Notice to Airman (NOTAM) Nomor A1446/15 mengenai penutupan bandara juga telah dicabut.

Informasi yang dihimpun, penutupan bandara itu membuat 13.639 orang gagal mendarat dan 7.983 orang gagal terbang di bandara terbesar di Indonesia timur ini.

Selain Bandara Juanda dan Abdul Rachman Saleh, Bandara Blimbingsari di Banyuwangi dan Bandara Notohadinegoro di Jember juga terdampak karena erupsi Gunung Raung. (GA Semeru)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.