Minggu, 25 Agustus 19

Bamsoet Sebut PDI-P, Massa Pengunjuk Rasa Spontan Teriak ‘Huuuuuhh..’

Bamsoet Sebut PDI-P, Massa Pengunjuk Rasa Spontan Teriak ‘Huuuuuhh..’
* Ratusan ribu massa berunjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Selasa (21/2/2017). (Foto: Edwin B/Obsessionnews.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kejadian menarik terjadi saat pimpinan dan beberapa anggota Komisi III DPR RI turut bergabung dengan para pengunjuk rasa di depan gedung DPR/MPR RI Jakarta, Selasa (21/2/2017).

Saat Ketua Komisi III Bambang Soesatyo memperkenalkan beberapa anggotanya, massa justru meneriaki salah seorang anggota Komisi III DPR RI.

“Saat ini saya didampingi dua Wakil Ketua Komisi III dan beberapa anggota termasuk dari PAN (Partai Amanat Nasional) dan PDI-P (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan..” kata pria yang akrab disapa Bamsoet tersebut.

Belum juga selesai memperkenalkan anggotanya, saat Bamsoet menyebut PDI-P, secara spontan massa berteriak, “Huuuuuhh..”

Tak cukup di situ, massa bahkan melakukan yel-yel yang menyebut PDI-P sama dengan ‘partai terlarang’.

Mendengar itu, Habib Rizieq Shihab yang juga berada di atas mobil komando langsung menenangkan massa. Ia meminta massa untuk menghormati para anggota dewan dan mendengarkan paparannya hingga selesai.

“Hari ini, hampir semua anggota fraksi hadir. Semua sepakat menerima aspirasi yang disampaikan delegasi..” lanjut Bamsoet.

Lagi-lagi, belum juga Bamsoet selesai bicara, massa kembali berteriak, “Buktikan, buktikan, buktikan…”

Setelah teriakan mereda, Bamsoet melanjutkan paparannya. Ia mengatakan, Komisi III akan melakukan dua hal untuk menindaklanjuti pertemuan dengan delegasi umat Islam.

“Pertama, kami akan menyampaikan hasil pertemuan dengan pimpinan DPR RI agar diteruskan kepada pemerintah. Kedua, kami segera bertemu dengan Kapolri untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat menyampaikan hal ini,” ujar Bamsoet.

Selain pimpinan dan anggota Komisi III DPR RI, hadir pula anggota DPD AM Fatwa dan Fahira Idris di tengah-tengah massa pengunjuk rasa.

Unjuk rasa yang digelar di gedung DPR/MPR RI dilakukan umat Islam serta sejumlah Ormas seperti Forum Umat Islam, Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi), Forum Betawi Rempug (FBR), dan Ormas lainnya.

Mereka menuntut 5 hal saat bertemu dengan anggota parlemen tersebut, yaitu memberhentikan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta karena berstatus terdakwa, memenjarakan Ahok karena diduga melakukan penistaan agama, menuntut pemerintah untuk menyetop kriminalisasi ulama dan habaib, menyetop penangkapan mahasiswa, dan menyetop perkembangan Partai Komunis Indonesia (PKI). (Fath)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.