Selasa, 20 Agustus 19

Bamsoet: Mari Bertarung Secara Sehat Tanpa Ancam-Mengancam

Bamsoet: Mari Bertarung Secara Sehat Tanpa Ancam-Mengancam
* Acara deklarasi calon ketua umum Golkar.

Jakarta, Obsessionnews.com – Dalam deklarasi para calon ketua umum Partai Golkar yang digelar di Holten Sultan, Jakarta, Kamis (18/7/2019), Bambang Soesatyo menyatakan siap untuk maju sebagi caketum Partai Golkar pada Munas yang rencanannya akan berlangsung pada Desember mendatang.

 

Baca juga:

Acara Deklarasi Caketum Golkar Dihadiri Pemuda Pancasila

Ridwan Hisjam Ungguli Polling Calon Ketum Golkar

Satkar Ulama Golkar Temui Ma’ruf Amin, Ini yang Dibahas

 

Dalam kesempatan itu, Bambang menyoroti perlunya pelaksanaan Munas Golkar yang demokratis, dan transparan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Bamsoet panggilan akrab Bambang Soesatyo ini juga tidak menginginkan adanya calon tunggal yang mengarah pada aklamasi.

“Biarlah Partai Golkar membuka ruang sebanyak-banyaknya bagi para kader yang ingin maju sebagai calon ketua umum, karena Golkar adalah partai yang paling demokratis dan modern sehingga tidak boleh ada pemaksaan calon tunggal,” ujar Bamsoet di Hotel Sultan.

Ketua DPR ini melihat aroma tidak sehat jelang diadakannya Munas Golkar. Hal itu dilihat dengan banyaknya kader-kader atau pengurus Golkar yang diancam agar tidak memilih calon lain kecuali incumbent, Airlangga Hartarto. Bahkan ada di antaranya dipecat karena menyatakan dukungan terhadap Bamsoet.

“Fenomena ancam=mengancam pecat=memecat sudah terlihat jelang Munas. Ini jelas menjadikan Golkar tidak sehat sebagai partai yang demokratis,” katanya.

Melalui Munas ini Bamsoet menginginkan Golkar kembali menjadi partai yang demokratis. Tidak menjadikan kekuasaan sebagai alat untuk menghabisi lawannya. Melainkan harus bisa menaungi dan wewadahi kepentingan semua elemen partai. “Ancam mengancam dan pemecatan ini tidak boleh dibiarkan dan harus diakhiri,” jelasnya.

Sebagai partai tua, Golkar kata dia harus memberikan contoh yang baik kepada partai lain. Bamsoet sendiri menyatakan siap menata kembali Partai Golkar menuju arah perbuahan yang besar. Sehingga partai ini kembali disegani dan menjadi partai nomor satu di Indonesia.

“Saya siap memyatakan maju sebagai calon ketua umum Golkar dan mari kita bertarung secara sehat tanpa ancam mengancam,” jelasnya.

Deklarasi itu juga dihadiri oleh calon lain, yakni Ali Yahya. Sementara Ridwan Hisjam, Indra Bambang Utoyo dan Airlangga Hartarto, yang juga menjadi calon ketum Golkar tidak hadir. Adapun deklarasi dihadiri juga oleh kader Golkar yang lain, seperti Nusron Wahid, Yorrys Rahweyai, Robet Kardinal, serta Mukhamad Misbakhun. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.