Kamis, 9 Februari 23

Bahaya!! Jika Data KPU Bocor

Bahaya!! Jika Data KPU Bocor
* Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin. (foto: Kapoy/Obsessionnews.com)

Bogor, Obsessionnews.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI ikut menanggapi masalah bocornya data pengguna media sosial (medsos) Facebook. Apalagi penyimpanan data juga terjadi di Komisi Pemilihan Umum (KPU), khususnya data partai politik.

Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin menilai jika data di KPU juga mengalami kebocoran akan bahaya, karena hal itu dapat mengurangi kualitas proses jalannya Pemilu. Untuk itu harus segera diantisipasi.

“Bahaya itu!!.Kalau memang kaitannya dengan data urusan Pemilu atau Pilkada, itu yang harus kita antisipasi,” kata Afifuddin dalam diskusi Bawaslu bertema “Peran Media Dalam Melawan Hoaks, Ujaran Kebencian dan SARA” di Sentul Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/4/2018).

Saat ini Bawaslu terus memantau perkembangan yang terjadi. Bawaslu juga berencana untuk menemui pihak Facebook untuk membahas persoalan tersebut.

“Setelah perkembangan ini, kita ingin ketemu juga dengan Facebook. Kita dengarkan dulu dari pihak Facebook,” terangnya.

Menurut Afif, Bawaslu sudah beberapa kali bertemu dengan pihak Facebook. Namun, untuk upaya penindakan, akan diserahkan ke pihak Kominfo sebagai institusi yang berwenang.

“Untuk pencegahan sudah kita lakukan. Termasuk KPU. Tapi yang bisa melakukan (penindakan) ini Kominfo. Harus duduk bareng KPU dan kominfo,” ungkap Afif.

Seperti diketahui, Indonesia duduk di urutan ketiga dalam hal ini. Data Facebook, ada lebih dari 1 juta pengguna medsos di Tanah Air telah bocor ke Cambridge Analytica. Kebocoran data pengguna itu, diakui sendiri oleh perusahaan milik Mark Zuckerberg tersebut. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.