Selasa, 20 Oktober 20

Awas! Ini Ciri-ciri HP Anda Sedang Dikloning Penjahat

Awas! Ini Ciri-ciri HP Anda Sedang Dikloning Penjahat
* Ilustrasi HP/ponsel dikloning. (Foto: owntalk)

Akhir-akhir ini, marak peristiwa pembobolan rekening bank dari HP/ponsel yang dikloning pelaku kejahatan cyber. Aksi kloning ponsel menjadi salah satu cara pelaku kejahatan telekomunikasi digital menyerang korbannya.

Akibatnya data-data pribadi kita bisa dicuri dan semua akses mobile banking, dompet digital, data kartu kredit dan e-commerce bisa diuangkan atau ditransfer penjahat. Karena itu, ada baiknya Anda mengetahui tanda-tanda awal saat ponsel anda sedang dikloning penjahat/hacker.

Sehingga Anda bisa segera melakukan pencegahan. Ingat! langkah pertama, lapor dulu ke pihak bank untuk memblokir rekening, sebelum melapor ke operator seluler dan setelahnya melapor ke polisi.

Langkahnya jangan terbalik. Kalau melapor ke operator seluler dulu dan SIM card ditutup, itu artinya penjahat jadi punya kontrol sepenuhnya, karena ponsel anda terlanjur sudah dikloning.

Berikut ini tanda-tanda ponsel sedang dikloning;

1. Ada pesan mendadak yang meminta pemilik ponsel melakukan restart device. Inilah tanda awal ponsel anda sedang mau dibajak

2. Lokasi perangkat berbeda pada saat find my device, karena posisi ponsel berada di lokasi yang tidak pernah anda kunjungi sebelumnya.

3. Ada pesan atau telepon yang tidak dikenali serta terdapat jejak telepon bernomor internasional yang tidak pernah kita lakukan

4. Dalam waktu lama ternyata tidak ada pesan atau telepon yang masuk ke ponsel anda, karena pesan dan teleponnya sudah masuk ke ponsel hasil kloning.

Trik Amankan Kartu SIM Agar Tak Dikloning
Peredaran kartu SIM yang rentan dikloning di Indonesia memicu kekhawatiran tersendiri bagi pengguna seluler.

Pengamat keamanan dari Vaksincomm Alfons Tanujaya mengungkap ada sejumlah cara untuk memastikan bahwa nomor SIM tidak dikloning oleh orang tak bertanggungjawab.

Ada tiga tips yang dibagikan Alfons untuk mengetahui apakah nomor Anda jadi korban kloning atau tidak.

1. Hubungi nomor ponsel dari telepon lain
Jika ada orang lain yang mengangkat panggilan tersebut, artinya kartu SIM Anda telah dikloning.

2. Cek log telepon dan SMS
Pastikan tak ada aktivitas catatan telepon dan SMS yang tidak pernah Anda lakukan. Jika ada SMS dan telepon yang tidak dilakukan, besar kemungkinan nomor Anda telah dikloninig.

3. Pastikan ponsel bisa dijangkau
Apabila nomor sulit terhubung ke operator dan sulit digunakan, meskipun status sinyal baik maka kemungkinan kartu SIM Anda telah dikloning.

Untuk menghindari pengkloningan kartu SIM, Alfons mengimbau masyarakat untuk mengganti kartu SIM lama dengan kartu SIM tipe baru yang lebih aman dan sulit untuk dikloning. Kartu tipe lama, Comp128v1 diproduksi Juni 2012 dan biasanya belum mengakomodir teknologi 4G/ LTE.

Ia juga mengingatkan untuk tidak meminjamkan ponsel maupun kartu SIM kepada orang yang tidak dikenal. Disamping itu bisa segera melakukan pengecekan ke operator apabila terdapat tanda-tanda seperti yang sudah disebutkan di atas.

“Kalau sudah curiga, langsung ke operator untuk dicek, dan sebaiknya ganti kartu versi baru,” ucapnya kepada CNNIndonesia. (*/CNN/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.