Rabu, 21 April 21

Awas… Ancaman Bagi Orang yang Mengambil Tanah Orang Lain!

Awas… Ancaman Bagi Orang yang Mengambil Tanah Orang Lain!
* Ilustrasi mengambil tanah orang lain. (Foto: 99.co)

Ini adalah ancaman bagi orang yang berbuat zalim mengambil tanah orang lain  walaupun hanya sejengkal tanah.

عَنْ عَائشةَ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهَا : أَنَّ رَسُوْلَ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : مَنْ ظَلَمَ قيدَ شِبْرٍ مِنَ الأرْضِ، طُوِّقَهُ مِنْ سبْعِ أرَضينَ. (مُتَّفَقٌ عَلَيهِ)

Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, bahawasanya Rasûlullâh SAW bersabda: “Barangsiapa yang menganiaya – mengambil tanpa izin pemiliknya – seukuran kira-kira sejengkal tanah, maka tanah itu akan dikalungkan di lehernya dari tujuh lapis bumi — sebagai siksanya pada hari kiamat nanti.” (Muttafaq ‘alaih)

𝐏𝐞𝐥𝐚𝐣𝐚𝐫𝐚𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐫𝐝𝐚𝐩𝐚𝐭 𝐩𝐚𝐝𝐚 H𝐚𝐝𝐢𝐭𝐬 𝐝𝐢 𝐚𝐭𝐚𝐬 :

1️⃣ Perlu diperhatikan bagi yang memiliki tanah pekarangan atau kavling agar tidak membuat pagar pembatas melebihi dari apa yang sudah ditetapkan.

2️⃣ Sungguh, walaupun hanya sejengkal tanah yang engkau rampas pasti akan tercatat dan masuk persidangan Allah kelak di hari kiamat.

3️⃣ Dalam bahasa hadits, orang itu telah berbuat dzalim yang berhubungan dengan tanah. Baik dia mengambil tanah orang atau mematok tanah orang atau mengambil hak dari pada tanah orang lain, tidak banyak, ukuran yang paling enteng kata Nabi hanya satu jengkal saja nanti di hari kiamat dia akan di benamkan dengan tujuh lapis tanah yang dahulu dia ambil.

4️⃣ Jadi orang yang berbuat dzalim kata Nabi melalui hadits ini, dia ambil hanya sejengkal saja nanti dia akan mendapatkan siksa yang amat pedih.

5️⃣ Oleh karena itu waspadai yang namanya dzalim, kedzaliman itu dosa yang sangat besar. Semoga Allah lindungi kita dari marabahayanya sikap dzalim. Aamiin…

𝐓𝐞𝐦𝐚 H𝐚𝐝𝐢𝐭𝐬 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐛𝐞𝐫𝐤𝐚𝐢𝐭𝐚𝐧 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐚𝐲𝐚𝐭 𝐀𝐥-𝐐𝐮𝐫’𝐚𝐧 :

1. Walaupun hanya sejengkal tanah yang engkau rampas pasti akan tercatat dan masuk persidangan Allah kelak di hari kiamat.
Allah Ta’ala berfirman ketika menceritakan nasihat Luqman pada anaknya;
.
يَا بُنَيَّ إِنَّهَا إِنْ تَكُ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ فَتَكُنْ فِي صَخْرَةٍ أَوْ فِي السَّمَاوَاتِ أَوْ فِي الْأَرْضِ يَأْتِ بِهَا اللّٰهُ إِنَّ اللّٰهَ لَطِيفٌ خَبِيرٌ ۞

“(Luqman berkata): “Hai anakku, sesungguhnya jika ada (suatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasnya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.” (QS. Luqman: 16)

2. Ini salah satu bukti dari Rasûlullâh SAW bahwa orang yang berbuat dzalim maka dosanya besar. Dan orang kalau sudah berbuat dzalim biasanya tidak mendapatkan hidayah Allah SWT.;

إِنَّ اللّٰهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ ۞

“Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang dzalim.” (QS. Al-Maidah: 51)

(Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.