Selasa, 18 Januari 22

Awang Faroek Berdedikasi Tinggi dalam Pengembangan Pendidikan Islam

Awang Faroek Berdedikasi Tinggi dalam Pengembangan Pendidikan Islam
* Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak.

Samarinda, Obsessionnews.com – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Faroek Ishak dinilai sebagai tokoh yang banyak berkontribusi dan berdedikasi tinggi dalam pengembangan pendidikan Islam. Hal itu dibuktikan saat Awang berhasil meraih penganugerahan Apresiasi Pendidikan Islam (API) Tahun 2017 oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjend Pendis) Kementerian Agama Republik Indonesia.

Penghargaan pada Gubernur Kaltim ini diberikan berdasarkan hasil penilaian oleh tim verifikasi Direktur Jenderal Pendidikan Agama Islam Republik Indonesia. Prestasi yang membanggakan ini juga sebagai bukti pengabdian Awang untuk negeri.

Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin menyerahkan langsung penganugerahan ini kepada Awang Faroek Ishak di International Convention Exhibition (ICE) Hall 3, Jl. BSD Grand Boulevard Raya No. 1 BSD City Tangerang, Banten, Kamis (23/11/2017) malam.

Penyerahan dilakukan bersamaan dengan acara penutupan Konferensi Internasional Studi Islam atau Annual International Conference Islamic Studies (AICIS) ke-17 dan International Islamic Educational Expo (IIEE) 2017. AICIS dan IIEE merupakan forum pertemuan cendikiawan muslim dunia dan even pendidikan kelas dunia yang pertama kali digelar Dirjen Pendis.

Menurut Rektor IAIN Samarinda Mukhamad Ilyasin, Awang Faroek sangat layak mendapatkan anugerah Apresiasi Pendidikan Islam 2017. Hal itu menurutnya bisa dilihat langsung atas kontribusinya selama ini pada Pengembangan Pendidikan Islam khususnya di Kalimantan Timur.

“Gubernur Kaltim Prof. Dr. H. Awang Faroek Ishak, M.M., M.Si merupakan tokoh yang memiliki komitmen tinggi pada pengembangan pendidikan Islam. Hal itu bisa dilihat pada berbagai kebijakan yang diinisiasinya dalam bentuk dedikasi dan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan Islam,” tutur Mukhamad Ilyasin.

Untuk diketahui, API Tahun 2017 diberikan kepada pihak internal dan eksternal direktorat sebagai penghargaan tertinggi kepada individu maupun institusi yang telah menunjukan dedikasi tinggi dalam upaya memajukan pendidikan Islam.

Adapun pihak internal dan ekternal dimaksud antara lain, dari pihak internal adalah para guru dan tenaga kependidikan madrasah berprestasi, guru PAI pada PTU berprestasi, siswa madrasah berprestasi, para pemenang lomba komik dan kartun strip pada pondok pesantren serta mahasiswa dan perguruan tinggi Islam berprestasi.

Sedangkan untuk pihak eksternal antara lain dari pemerintah daerah provinsi/kabupaten/kota, negara sahabat, media massa, dunia usaha dan industri, tokoh NKRI serta lembaga mitra direktorat.

Diketahui bahwa Apresasi Pendidikan Isalam Tahun 2017 merupakan perhelatan yang kesembilan kalinya dan diberikan kepada sejumlah pihak setelah melalui  berbagai proses seleksi, verifikasi, afirmasi dan penjurian oleh tim independen dan internal Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

Pihak Direktorat Jenderal Kementerian Pendidikan Islam dalam konferensi persnya menjelaskan, “berdasarkan indikator indikator pembangunan pendidikan, kemajuan tercermin secara jelas, terutama pada peningkatan angka partisipasi penduduk usia sekolah yang mendapatkan layanan pada satuan satuan pendidikan Islam”.

“Sehingga kontribusi pendidikan Islam dalam pencerdasan masyarakat dan pembangunan bangsa adalah fakta yang sangat terukur dewasa ini”. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.