Kamis, 20 Januari 22

Awali Tahun Ajaran Baru, Siswa SD Gelar Silaturahmi

Awali Tahun Ajaran Baru, Siswa SD Gelar Silaturahmi

Bandung, Obsessionnews – Ratusan anak SD Panyileukan 1 dan 2 kota Bandung menggelar silaturahmi. Mereka berbaris memenuhi halaman sekolah sambil bersalaman kepada Kepala Sekolah dan para guru, Senin (27/7). Diiringi bacaan Shalawat oleh Ustad Dadang Spd sebagai guru Agama barisan anak-anak itupun terus bergerak mendekati sejumlah guru dan kepala sekolah.

“Saya nganter anak sambil bersilaturahmi dengan para guru, takut ga ketemu karena banyak ginikan muridnya, jadi harus didampingi,” ujar Karlina salah seorang orangtua siswa.

Libur sekolah sekitar dua minggu membuat waktu  anak sekolah  banyak digunakan diluar sekolah, sehingga bagi kebanyakan siswa momen masuk sekolah menjadi waktu yang sangat dirindukan, karena mereka akan bertemu dengan sejumlah teman dan bisa juga jajan makanan sekolah yang selama ini tidak mereka temui. Idul Fitri 1436 H yang sudah berlalu juga menjadikan momen ini sebagai pembelajaran budi pekerti bagi siswa, terutama siswa baru yang pertama kali mengenal lingkungannya.

Imbuan Kementerian Pendidikan untuk mengantar anak di hari pertama sekolah juga di respon positif orang tua siswa, terbukti ratusan anak kelas 1 di SD tersebut juga banyak yang diantar orangtua siswa, selain khawatir terhadap anak-anaknya, para orangtua pun menilai himbuan tersebut sebagai perkenalan dirinya dengan para guru atas proses belajar mengajar anaknya yang akan dilalui selanjutnya.

“Anak saya baru masuk kelas 1 jadi khawatir kalau tidak di antar, lagi pula kita juga ingin kenal dengan para gurunya,” tandar Mimin orangtua siswa Kelas 1.

Proses Belajar Mengajar juga baru akan berlangsung pada besok hari, sehingga para siswa mengisi hari pertama ini dengan bersalaman dan bagi siswa baru hanya sebagai perkenalan lingkungan.

Sementara itu Dinas pendidikan kota Bandung mengisyaratkan agar tidak ada unsur perpeloncoan pada penerimaan siswa baru atau Orientasi Pengenalan Murid Baru (OPMB). Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Ellih Sudiapermana meminta para kepala sekolah agar tetap mengawasi sistem pengenalan kampus yang dilakukan agar penerapan pengenalan betul-betul mendidik dan mengoptimalkan pendidikan budi pekerti.

“Terutama bagi jenjang SMP sederajat dan SMA sederajat jangan sampai ada perpeloncoan,” ujar Ellih. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.