Sabtu, 20 April 19

Awal Mula Perkenalan Putra Mahkota Paku Alam X dengan dr Maya

Awal Mula Perkenalan Putra Mahkota  Paku Alam X dengan dr Maya
* BPH Kusumo Bimantoro menikahi dr Maya Lakshita Noorya.

Yogyakarta, Obsessionnews.com – Calon putra mahkota Puro Pakualaman Yogyakarta BPH Kusumo Bimantoro telah melepas masa lajangnya dengan menikahi dr Maya Lakshita Noorya. Akad nikah berlangsung di Masjid Agung Pakualaman, Sabtu (5/1/2019) pagi.

Lantas bagaimana cerita anak Sulung KGPAA Paku Alam X ini bertemu dengan pendamping hidupnya dr Maya Lakshinta?

Suryo, nama kecil BPH Kusumo, merupakan anak pemimpin Puro Pakualaman yang juga Wagub DIY, KGPAA Paku Alam X, dengan permaisuri GKBRAA Paku Alam X. Sejak kecil hingga besar Suryo hidup di lingkungan Puro Pakualaman Yogyakarta.

Awalnya Suryo bersekolah di TK dan SD Puro. Selanjutnya dia menempuh studi di SMP 5 Yogyakarta, lalu di SMA 5 Yogyakarta. Di SMA 5 Yogyakarta inilah awal mula Suryo bertemu dengan dr Maya, lalu terjalin asmara di antara keduanya.

Hubungan keduanya berlanjut saat Suryo melanjutkan studi di Departemen Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik UGM. Sementara Maya menempuh studi di Jurusan Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UMY.

“Di sekolah inilah (SMA 5 Yogyakarta) ia bertemu dan menjalin kasih dengan gadis cantik bernama Shita (dr Maya), sang calon istri,” demikian penjelasan tertulis panitia dhaup ageng, Sabtu (5/1/2019).

Dokter Maya sendiri lahir di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada tanggal 27 April 1991. Dia merupakan putri pasangan Ir H Mandiyo Priyo MT dengan Dra Hj Rini Wijayanti MPd. Masa kecil dan jenjang studi dokter Maya banyak dihabiskan di Yogyakarta.

Ibunda BPH Kusumo Bimantoro, GKBRAA Paku Alam X, menjelaskan sosok Suryo kecil dikenal sebagai pribadi pendiam. Namun dia tetap diajarkan nilai-nilai kesopanan, dan diajarkan untuk berbaur dengan masyarakat.

“Mas Suryo itu sosok yang pendiam waktu kecil tapi ceria suka senyum dan manut (nurut) sama orangtuanya. Saya mengajarkan kepada anak-anak saya bahwa kita harus sama dengan masyarakat yang ada di Puro ini,” ungkap GKBRAA Paku Alam X.

Suryo juga dikenal hobi menggambar, karenanya, ia masuk urusan arsitektur. “Mas Suryo itu dari kecil juga hobi menggambar sampai dia masuk UGM arsitektur. Gurunya sayang loh kenapa Suryo gak masuk fisika kok masuk arsitektur? Katanya ‘aku lebih suka gambar’,” jelas ibunda yang akrab Gusti Putri ini.

Dihadiri Para Tokoh

Pernikahan Suryo dengan Maya juga dihadiri para tokoh termasuk Presiden Joko Widodo. Jokowi bersama para menterinya turut memberikan doa restu kepada kedua mempelai. “Saya berdoa semoga kedua mempelai dapat membangun keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah,” ujar Jokowi.

Jokowi pun terkesan dengan resepsi pernikahan bertajuk Dhaup Ageng itu. “Ya suasana terasa sangat sakral, dan tempatnya juga sangat sakral,” ujar Jokowi.

Kedatangan Jokowi ke resepsi itu tidak terlalu lama, hanya sekitar 10 menit. Sekitar pukul 11.10 WIB, rombongan Jokowi tampak telah keluar komplek Pura Pakualaman.

Pernikahan putra mahkota Pura Pakualam X itu penuh dengam nuansa tradisi. Rangkaian prosesi pernikahan sudah dimulai sejak 24 Desember 2018.

“Disebut Dhaup Ageng karena seluruh prosesi mengikuti tata cara yang berlaku di Istana Pakualaman,” ujar Ketua Panitia Dhaup Ageng Kanjeng Pangeran Hario Indrokusumo. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.