Selasa, 28 September 21

Atlet Judo Aljazair Senang Bisa Bikin Israel Marah

Atlet Judo Aljazair Senang Bisa Bikin Israel Marah
* Fethi Nourine. (ParsToday)

Atlet judo Aljazair yang tidak bersedia bertanding melawan atlet rezim Zionis Israel dalam Olimpiade Tokyo, mengaku bangga dengan keputusannya tersebut.

Seperti dilansir ParsToday, situs Al Quds Al Araby, Kamis (29/7/2021) melaporkan, Fethi Nourine akhirnya kembali ke Aljazair setelah dipulangkan karena tidak bersedia bertanding melawan atlet Israel.

Di depan wartawan yang mengerubutinya di bandara Aljazir, Nourine mengatakan, “Keputusan ini saya ambil bersama pelatih, dan saya bangga dengannya. Keputusan ini pertama, menjadi kebanggaan bagi saya, kemudian menjadi kebanggaan rakyat dan pemerintah Aljazair.”

Menurut atlet judo Aljazair ini, keputusan tersebut ia ambil karena Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune kepada dunia berkata, “Kami tidak menganggap normalisasi hubungan dengan Israel sebagai kesepakatan yang membawa berkah, dan kami adalah pendukung Palestina.”

“Saya senang telah membuat rezim Israel marah, dan saya mendapat banyak pesan dukungan dari Dunia Arab dan Muslim,” pungkasnya.

Sebelumnya,

Komite Olimpiade Internasional (International Olympic Committee/IOC) mengancam akan menghukum atlet yang menolak tampil di Olimpiade 2020 karena alasan politis.

Kumparan Logo

kumparanSPORT

BOLA & SPORTS
·
28 Juli 2021 17:59
IOC Ancam Hukum Atlet yang Tolak Tanding di Olimpiade 2020 karena Alasan Politis
Konten ini diproduksi oleh kumparan
IOC Ancam Hukum Atlet yang Tolak Tanding di Olimpiade 2020 karena Alasan Politis
Kota Tokyo, Jepang jelang Olimpiade 2020. Foto: REUTERS/Tyrone Siu
Komite Olimpiade Internasional (International Olympic Committee/IOC) mengancam akan menghukum atlet yang menolak tampil di Olimpiade 2020 karena alasan politis.

ADVERTISEMENT

Seruan ini muncul setelah sejumlah atlet menolak tampil bertanding di Olimpiade 2020 karena alasan ogah melawan wakil Israel.

Pertama adalah atlet judo asal Aljazair, Fethi Nourine. Dia tak bersedia melawan pejudo Israel, Tohar Butbul, dan memilih mundur. Nourine telah dipulangkan dari Olimpiade 2020 dan menerima skors dari Federasi Judo Dunia (IJF).

Kemudian, ada atlet juga asal Sudan yang melakukannya. Mohamed Abdalrasool mundur dari Olimpiade 2020 usai dijadwalkan melawan Butbul.

Untuk kasus Abdalrasool, IJF belum mengeluarkan vonis. Pihak ofisial Sudan juga masih bungkam soal ini.

Sementara itu, IOC menyatakan bahwa mereka tidak setuju dengan aksi ini. Mereka pun mengawasi penuh kasus-kasus tersebut.

“IOC selalu prihatin dengan kasus semacam ini dan kami memonitor situasi dengan lekat. Jika ada pelanggaran pada aturan Olimpiade, IOC akan mengambil keputusan berdasarkan hal tersebut,” ucap James Macleod, Direktur IOC untuk Solidaritas Olimpiade, dikutip dari ESPN.

“Kami akan menginvestigasi hal-hal yang disampaikan pada kami dan bekerja sama dengan NOC tentang kasus-kasus itu. IOC selalu menyuarakan bahwa kami tidak akan takut melawan diskriminasi,” tambahnya. (*/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.