Minggu, 24 Oktober 21

Atasi Pelemahan Rupiah, Semua Pihak Punya Andil

Atasi Pelemahan Rupiah, Semua Pihak Punya Andil

Jakarta, Obsessionnews – Mata uang tercinta sudah menembus level Rp 13.500 per dollar AS. Menyikapi persoalan ini, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan kalau tindakan menjinakkan duit Paman Sam bukan tanggung jawab pemerintah, namun lebih kepada otoritas moneter yakni Bank Indonesia (BI).

Menanggapi hal tersebut, analis First Asia Capital David Setyanto mengatakan, kalau kebijakan moneter memang berada di pundak BI. Namun, semua pihak termasuk spekulan punya andil.

“Pelemahan rupiah, lantaran faktor eksternal dan internal.
Dalam hal ini semua pihak ikut andil. Termasuk para spekulan. Tapi yang paling berpengaruh ya BI,” kata David kepada obsessionnews.com melalui pesan singkat, Senin (3/8).

David menyebutkan, jika liarnya gerak dollar terus menjatuhkan rupiah, maka bisa berbahaya. Seperti flu, kalau didiamkan bisa satu badan sakit semua. Ini artinya, perekonomian Indonesia bukan tidak mungkin bakal mengalami kebangkrutan.

Menyikapi pelemahan rupiah, pekan lalu Presiden Jokowi menyatakan kalau BI kudu segera menghentikan aksi intervensi pasar. Sebab menurut dia, hal itu hanya menghambur-hamburkan uang. Makanya, Joko lebih memilih merayu investor menanamkan duitnya di Indonesia.

David sepakat dengan pilihan Jokowi. Dia bilang, intervensi yang dilakukan seperti menabur garam di laut. Artinya, air asin sudah tak perlu lagi ditambah garam.

Dari pada terus-terusan melakukan intervensi pasar, David bilang lebih baik pemerintah memberi stimulus atas investasi yang masuk.

“Ada stimulus. Trus buat lalu lintas rupiah agar semakin kuat,” kata David.(Mahbub Junaidi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.