Jumat, 24 September 21

Atasi Kisruh Sepakbola Indonesia, FIFA Sepakat Bentuk Tim Kecil

Atasi Kisruh Sepakbola Indonesia, FIFA Sepakat Bentuk Tim Kecil

Jakarta, Obsessionnews – Menerima delegasi dari Federasi Sepakbola Internasional atau Federation of Footbal Association (FIFA) dan pejabat dari Asosiasi Sepakbola Asia (AFC) Presiden Joko Widodo menyampaikan keinginan pemerintah Indonesia melakukan reformasi sepakbola nasional.

Pernyataan itu disampaikan menyusul adanya indikasi tentang pengaturan skor, judi bola, gaji pemain yang sering terlambat hingga klub tidak lagi mematuhi statuta FIFA, baik itu terkait transparansi keuangan, pajak dan aturan main yang ada.

“Tadi bapak Presiden menyampaikan kepada delegasi FIFA dan AFC bahwa kami tidak puas dengan reputasi dan performance dari PSSI,” ujar Kepala Staf Presiden, Teten Masduki di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (2/11/2015).

Delegasi FIFA yang bertemu dengan Presiden Jokowi itu terdiri atas Kohzo Tashima dari Jepang dan Pangeran Abdullah dari Malaysia. Sedang Komite Eksekutif AFC Mariano V. Araneta Jr. dari Filipina, yang didampingi  Direktur AFC, yakni James Johnson, Sanjeevan Balasingam, dan John Windsor.

Sedangkan Presiden Jokowi didampingi Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki serta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Pertemuan ini guna mencari jalan keluar terhadap permasalahan sepakbola di tanah air.

Dari hasil pertemuan tersebut, kata Teten, telah disepekati bahwa dalam waktu dekat akan dibentuk tim kecil untuk mencari solusi terbaik antara pemerintah Indonesia dan FIFA mengenai PSSI. Dengan demikian kisruh mengenai sepakbola nasional diharapkan bisa segera diakhiri.

“Timnya belum dibentuk. Orang-orangnya nanti. Dalam beberapa hari akan kita umumkan,” lanjut Teten.

Sebelum bertemu Presiden Jokowi, delegasi tersebut telah bertemu dengan pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk mendiskusikan sanksi FIFA,  serta bagaimana proses pencabutan sanksi. PSSI  berharap pertemuan ini nantinya dapat menjadi titik awal pencerahan sepak bola Indonesia.

Selanjutnya delegasi FIFA akan bertemu dengan PT Liga Indonesia selaku operasi kompetisi sepakbola, perwakilan Asosiasi Provinsi (Asprov), media, dan APPI (Asosiasi Pemain Sepakbola Profesional Indonesia) pada Selasa (3/11/2015). (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.