Jumat, 27 Mei 22

Atasi Kemacetan, Jalan ‘Tembus’ akan Dibangun

Atasi Kemacetan, Jalan ‘Tembus’ akan Dibangun

Batusangkar, Obsessionnews.com- Jalan lintas dari Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menuju Bukittinggi, tepatnya di Koto Baru, Kabupaten Tanahdatar sering macet. Kemacetan terjadi akibat pasar tumpah.

Kemacetan di hari-hari tertentu, terutama pada hari pasar, dinilai sudah sangat mengganggu, karena bisa berlangsung lama. Bahkan pada saat mudik dan balik lebaran bisa mencapai delapan jam.

Bupati Tanahdatar Irdinansyah Tarmizi meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar bersama DPRD Sumbar supaya memperioritaskan pembangunan jalan baru untuk mengatasi kemacetan di lokasi tersebut.

“Alternatif yang kita tawarkan pembangunan jalan baru berikut jalan layang,” katanya saat meninjau lokasi jalan baru di Aia Angek, Tanahdatar, Jum’at (28/10/2016) sore.

Panjang jalan yang harus dibangun untuk mengatasi kemacetan akibat pasar tumpah setiap Senin, sekitar satu kilometer. Disamping itu sepanjang 200 meter jalan layang.

Irdinansyah berharap pekerjaan pembangunan jalan itu sudah bisa dimulai tahun 2017, mengingat pembebasan lahan sudah selesai.

“Apabila jalan sudah selesai, arus transportasi barang dan jasa dari Padang menuju Bukittinggi dan sebaliknya akan lancar,” katanya.

Peninjauan jalan itu bersama anggota DPRD Sumbar dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI Sumbar, masing-masing Ketua DPRD Sumbar Hendra Irwan Rahim, Wakil Ketua Arkadius dan Darmawi bersama Liswandi, Bukhari Dt Tuo, Marlina Siswanti, Iradatillah dan Effel Moerfi Syaifoel.

Ketua DPRD Sumbar Hendra Irwan Rahim berjanji akan segera membahas rencana pembangunan jalan baru di Kotobaru dengan Gubernur Sumbar. Pembangunan jalan di lokasi itu harus diperioritaskan dan tahun 2017 sudah bisa dikerjakan.

“Perkiraan kebutuhan biaya untuk pembangunan jalan itu sekitar Rp30 sampai Rp40 miliar,” katanya. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.