Sabtu, 23 Oktober 21

ASEAN Public Relations Conference: Perkuat Citra Asean di Mata Global

ASEAN Public Relations Conference: Perkuat Citra Asean di Mata Global

Bali, 22 September 2017 – ASEAN PR Network dan Global Alliance Public Relations and Communication Management menjadi tuan rumah ASEAN PR Conference 2017. Konferensi kehumasan pertama yang dilakukan pada skala global di Asia ini berlangsung pada tanggal 20-23 September 2017 di The Trans Resort, Bali. Bertajuk “Mengkomunikasikan Kompetisi Global ASEAN,” konferensi ini merangkum tentang bagaimana PR dan komunikasi dapat membantu ASEAN mendapatkan lebih banyak pengakuan di antara komunitas global dan negara-negara regional.

Pada hari kedua ini, Chairul Tanjung, CEO CT Corp dan mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, akan menjelaskan Humas, Media landscape di Indonesia dan Business Communication Leadership.

“Komunikasi dalam dunia bisnis haruslah berubah menjadi lebih interaktif dan dua arah, terutama dalam menjalani bisnis yang berhubungan langsung dengan konsumen. Beriklan tidaklah cukup untuk menginformasikan atau meningkatkan kesadaran khalayak pada produk ataupun perusahaan kita”, ujar Bapak Chairul Tanjung. “Konsumen adalah salah satu Humas terbaik kita, kenapa? Karena mereka serta merta berbagi pengalamannya kepada sekitarnya. Oleh karena itu yang bisa kita lakukan adalah mengakomodir atau memastikan kepuasan mereka terhadap produk ataupun layanan perusahaan kita”, tambahnya.

Prita Kemal Gani – Presiden ASEAN Public Relations Network berharap setiap partisipan mendapatkan banyak manfaat dari acara ini “Semoga jejaring setiap yang hadir disini semakin luas dan meningkat ke level global, dapat menyerap ilmu dari para pembicara yang ahli di bidang public relations bahkan dapat lebih mengenal dan memahami Negara-negara ASEAN dan kendala apa yang terjadi di dalamnya kala menghadapi ASEAN Economy Community.

Konferensi yang berlangsung selama tiga hari ini membawa hingga 36 tokoh besar di seluruh wilayah, termasuk Indonesia, Singapura, Thailand, Malaysia, Filipina, Vietnam, dan Australia.

Pada hari pertama, Bapak Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika (Indonesia), berbicara dari perspektif Indonesia tentang berkomunikasi di ranah publik untuk memperbaiki radikalisme digital dan bagaimana ICT dapat menggunakan Public Relations untuk mendorong usaha kecil.

Turut hadir Bapak Petrus Reinhard Golose, Kapolda Bali yang mewakili Kapolri – Tito Karnavian membicarakan tentang cybercrime.

Selama konferensi ini terdapat beberapa pembicara manca negara yang terlibat seperti:

– Prof. Gregor Halff, Profesor dan Wakil Dekan di Singapore Management University & Co-Chair ASEAN Conference Committee, akan menjelaskan bagaimana para pemimpin asosiasi mendukung asosiasi dan bisnis mereka.

– Krishnasamy Bhavani, Managing Director International PR Training Pte Ltd, Mantan Presiden Institut Hubungan Masyarakat Singapura dan Anggota Dewan Kehormatan APRN (Singapura) akan membahas pembentukan kembali citra ASEAN di masyarakat global.

– Ramon R. Osorio, Mantan Kepala Komunikasi Perusahaan di ABS-CBN, Mantan Presiden Hubungan Masyarakat Filipina, akan menjelaskan kompetensi dan kemampuan PR di ASEAN dan global.

– Ma. Lourdes N. Tiquia, CEO PUBLiCUS Asia, Inc (Phillippines), akan berbicara tentang komunikasi politik di ASEAN.

– Nutthaboon Pornrattanacharoen, Wakil Presiden, Akademisi, Asosiasi PR Thailand, akan menjelaskan pemurnian merek ASEAN dalam konteks global.

– Jennifer Muir, Presiden Direktur Hubungan Masyarakat Australia & Counsel Primary Communication (Australia), akan menjelaskan bagaimana membangun reputasi yang kuat di dunia yang kompetitif.

Partisipan ASEAN Public Relations Conference 2017 tidak hanya berasal dari professional, tetapi juga akademisi, mahasiswa dan berbagai anggota asosiasi public relations dari negara lain. Mereka berasal dari Sydney, Bangkok, Mumbai, Ho Chi Min, Kuala Lumpur, Manila, Singapore, Perth, Canberra, London, Jakarta, Bali, Batam dan berbagai kota di Indonesia lainnya.

Acara ini juga terselenggara berkat dukungan Global Alliance Public Relations and Communication Management yang diketuai oleh Jose Manuel Velasco – Chairman of Global Alliance Public Relations and Communication.

Konferensi dimulai pada tanggal 20 September 2017 dengan sebuah lokakarya khusus untuk para pemimpin asosiasi PR regional, sesi presentasi untuk makalah penelitian dari komunitas akademis, Welcome Dinner. Dan pada malam tadi (21/9) telah berlangsung Gala Dinner dan Malam Budaya untuk para partisipan yang dijamu oleh Bupati dan masyarakat kabupaten Badung.

Tentang ASEAN Public Relations Network (APRN):

Didirikan pada bulan Juni 2014, APRN bertujuan untuk menjadi platform untuk memfasilitasi konektivitas antara pemimpin PR, praktisi PR, pendidik PR, institusi PR di kawasan ini, dan Aliansi Global untuk Hubungan Masyarakat dan Manajemen Komunikasi, konfederasi asosiasi dan institusi pengelolaan PR dan komunikasi utama di dunia, mewakili 500.000 praktisi dan akademisi di seluruh dunia dan 160.000 di American PR Society saja.

Berbasis di Jakarta, Indonesia dan beranggotakan perusahaan, agensi humas, institusi komunikasi dan universitas, PR National Association, dan profesional PR di seluruh Asia Tenggara.

Konferensi ASEAN yang pertama ini diselenggarakan untuk mempertemukan delegasi internasional di Bali-Indonesia pada tanggal 20-22 September 2017. Pada kesempatan tersebut, konferensi PR Regional akan membahas beberapa peringatan penting isu di PR, khususnya tentang bagaimana ASEAN terlibat secara global.

Dengan tema “Mengkomunikasikan ASEAN dalam Daya Saing Global,” APRC mengeksplorasi perjalanan ASEAN menuju tonggak berikutnya tanpa menekankan apa pandangan dari beragam praktisi komunikasi yang beroperasi di Asia Tenggara dan bagaimana pandangan dunia terhadap pendekatan ASEAN terhadap teori hubungan masyarakat. (Ali)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.