Rabu, 30 September 20

Asam Amino, Solusi Pupuk Organik Bagi Petani

Asam Amino, Solusi Pupuk Organik Bagi Petani

Semarang, Obsessionnews.com – Ditengah mahalnya harga pupuk kimia, sekelompok petani di Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang menciptakan pupuk berbahan dasar hama sawah, keong emas. Hama sawah yang kerap merusak itu diolah sedemikian rupa, sehingga bisa menjadi pupuk berkualitas tinggi, bahkan disebut-sebut pesaing berat pupuk kimia.

“Karena lebih mudah diserap tanaman jadi bisa dikata pesaing berat. Hasilnya selama uji coba pada tanaman jagung juga memuaskan. Lebih bagus ketimbang pupuk kimia,” ujar Kasi Perlindungan Tanaman dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Semarang, Muji Mulyo, Rabu (7/9/2016).

Adalah pupuk Asam Amino. Pupuk organik buatan petani Ngaliyan bekerja sama dengan Dispertan Kota Semarang. Dalam uji coba pada jagung yang ditanam awal tahun 2016, Asam Amino terbukti bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas panen. Dari hasil rata-rata 60 ton, jumlah panen melonjak hingga 70 ton.

“Uji coba membandingkan antara lahan dengan perlakuan pupuk urea biasa dengan Asam amino. Hasilnya kualitas tanaman meningkat. Daunnya lebih hijau dan buahnya besar-besar,” kata dia.

Asam Amino terbuat dari campuran keong emas, ikan, nanas muda dan daun kelor serta asam nitrat. Cara membuatnya pun terbilang mudah. 10 kilogram keong, ditumbuk bersama 1 kilogram ikan bandeng, 1 buah nanas muda dan 1 kilogram daun kelor.

Setelah halus, bahan-bahan dicampur dengan 1 ons asam nitrat untuk mengurangi keasaman. Seluruh bahan kemudian dimasukkan dalam wadah yang tertutup rapat selama satu bulan. Hasilnya, 1 liter Asam Amino bisa menyuburkan setidaknya lahan seluas satu hektar.

“Namun pemberian jangan lebih dari takaran. Karena bisa menyebabkan tumbuhan jadi mati kepanasan,” tuturnya lagi.

Sementara salah seorang petani, Samino mengatakan, pemberian pupuk Asam Amino juga relatif gampang. Sebab, selama ini petani memakai pupuk kimia karena bisa memberi hasil cepat dan mudah dibawa. Sedangkan pupuk organik cenderung sulit saat digunakan karena berat.

“Asam Amino menjawab itu (persoalan murah dan berat). Lebih aplikatif daripada pupuk organik biasa,” papar pria yang sudah puluhan tahun menjalani profesi petani ini.

Selain itu, Asam Amino cenderung aman bagi lahan yang ditaburi. Jika pupuk kimia dapat memberi dampak negatif seperti rusaknya lahan, tidak dengan Asam Amino. “Lahannya masih bagus sampai sekarang. Semoga ini bisa berkembang, dan dicontoh petani lain di Indonesia,” tandasnya. (igf)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.