Kamis, 26 Mei 22

AS Alami Defisit Neraca Perdagangan

AS Alami Defisit Neraca Perdagangan

Jakarta, Obsessionnews – Meski perekonomian Amerika Serikat (AS) masih melambat pada kuartal III tahun 2015, data yang dirilis pemerintah AS menyebutkan kalau ekonomi negeri itu masih tetap baik walau berada di bawah historisnya.

Lebih dari enam tahun historis tersebut menuju perbaikan. Dan pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal III tahun 2015 berada di posisi 2 persen.

Sebelumnya, Departemen Perdagangan AS memprediksi kalau pertumbuhan negeri itu bakal mencapai angka 2,1 persen setelah sempat meningkat ke level 3,9 persen pada kuartal II tahun 2015. Penurunan kinerja tersebut, seperti dilansir MarketWacth disebabkan besarnya defisit neraca perdagangan.

Karena dalam 9 bulan pertama tahun ini pertumbuhan ekonomi AS masih berada di posisi 2,2 persen, hingga kuartal IV tahun 2015, ekonomi masih diperkirakan melambat. Kalau memang dugaan itu benar, maka AS gagal mencapai posisi di atas 3 persen selama 10 tahun berturut-turut.

Bukan cuma itu saja. Capaian ini juga termasuk paling lambat sejak Perang Dunia ke 2 usai. Padahal melihat riwayatnya, ekonomi AS selalu berada di kisaran 3,3 persen.

Pengumuman terbaru dari pemerintah AS akhirnya merefleksikan kinerja perdagangan yang cukup buruk. Baik di akhir musim panas atau awal musim gugur.

Coba dilihat, ekspor AS melambat pada posisi 0,7 persen. Padahal estimasi sebelumnya dipatok angka 0,9 persen. Impor, justru meningkat jadi 2,3 persen dan lebih tinggi dari estimasi di posisi 2,1 persen.

Melambatnya kinerja ekspor, lantaran menguatnya nilai tukar dolar AS disokong melemahnya ekonomi global. Sedangkan turunnya harga minyak mentah dunia malah mendorong produsen melambatkan produksi.(Mahbub Junaidi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.