Senin, 28 September 20

Arief Yahya Berhasil Bangkitkan Industri Pariwisata Indonesia

Arief Yahya Berhasil Bangkitkan Industri Pariwisata Indonesia
* Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Di tangan Menteri Pariwisata Arief Yahya dunia pariwisata di Indonesia yang selama ini tenggelam, kini telah bersinar. Putra Banyuwangi ini telah berhasil membangkitkan industri pariwisata Indonesia hingga tingkat internasional. Melalui tagline “Wonderful Indonesia”, yang gencar dipasarkan, Indonesia kini dikenal di seluruh dunia.

Menyadari bahwa negeri tercinta Indonesia memiliki sejuta potensi wisata yang tersebar di 34 propinsi, sayang rasanya jika dunia pariwisata tidak dimaksimalkan. Terlebih menurut Arief, industri pariwisata menjadi salah satu sumber devisa terbesar di Indonesia. Selain itu, jika dibandingkan dengan industri lain, bisa dikatakan industri pariwisata memiliki pertumbuhan yang lebih tinggi, serta memiliki multiflyer effect yang besar. “Kemudian employment. Pariwisata itu menyumbang sekitar 9 – 10% employment di Indonesia,” terang Arief.

Untuk itu, Arief beserta timnya bekerja keras membenahi industri pariwisata yang selama ini jauh tertinggal. Tanpa butuh waktu lama baginya, hanya dalam hitungan dua tahun, ia berhasil meningkatkan posisi Indonesia di dunia yang semula pada 2013 berada di posisi ranking 70 dari 141 negara, melesat menjadi ranking 50 pada 2015.

“Alhamdulillah, dan kita proyeksikan sampai 2019 kita akan berada di ranking 30,” tegas Arief.

Yang juga membanggakan, slogan “Wonderful Indonesia” yang dibawa dan dipasarkan ke seluruh dunia, tak hanya membuat nama Indonesia berkibar di kancah internasional serta mampu membawa wisatawan semakin banyak ke negeri tercinta ini saja. Lebih dari itu, Kementerian Pariwisata RI mampu menorehkan prestasi di tingkat dunia, antara lain mendapat penghargaan di berbagai travel mart event, seperti misalnya penghargaan sebagai the best exhibitor di pameran pariwisata terbesar yang digelar di Berlin beberapa waktu lalu.

“Kita juga terpilih dari pemerintah Malaysia sebagai yang terbaik dalam destination marketing, juga terpilih sebagai menteri terbaik, ya kebetulan Menteri Pariwisata Republik Indonesia. Itu bisa dikatakan sebagai penghargaan tertinggi,” ungkap Arief tanpa bermaksud membanggakan diri.

Melihat potensi wisata Indonesia yang sangat bagus, ke depan, Arief masih memiliki target dan obsesi untuk bisa lebih meningkatkan lagi dunia pariwisata di Indonesia, minimal target 2017 Indonesia bisa mengalahkan negara tetangga. Apalagi menurutnya, industri pariwisata merupakan industri yang paling mudah serta paling murah untuk bisa meningkatkan PDB dan devisa, serta ketenagakerjaan.

“Inilah tantangan kita semua, tantangan bangsa kita, pertumbuhan ekonomi, pendapatan per kapita, PBD, ketenagakerjaan, pemerataan. Tantangan besar negara ini bisa diselesaikan. Nah itu membuat pariwisata kita yakini proyeksinya akan menjadi penghasil devisa nomor 1 di Indonesia,” ujarnya penuh keyakinan.

Arief semakin yakin ketika World Economic Forum bahkan memberi peringkat untuk cultural resources Indonesia yang berada pada Top 20 di seluruh dunia dari total 141 negara. Itu suatu bukti bahwa Indonesia tak hanya memiliki keindahan alam yang terbentang di seluruh propinsi, namun juga memiliki kekayaan budaya yang sungguh hebat dan mempesona dunia.

Selain gencar memasarkan pariwisata Indonesia ke tingkat internasional, Arief pun melakukan pengembangan destinasi, selain 3 destinasi utama yang telah dikenal terlebih dahulu, yakni Bali, Jakarta dan Kepulauan Riau.

“Tiga destinasi utama itu memberi kontribusi sebesar 90 persen. Itu baru tiga destinasi. Bayangkan, kita punya sekitar 500 kota kabupaten di 34 propinsi, berarti masih banyak destinasi yang bisa kita kembangkan. Akhirnya kita memilih Top 10 destinasi yang akan kita kembangkan, yaitu  Danau toba di Sumatera Utara, Tanjung layang di Belitung, Tanjung lesung di Banten, Pulau Seribu di Jakarta, Borobudur di Jawa Tengah, Bromo Tengger Semeru, Mandalika di Lombok, Komodo Labuan Bajo di Flores, Wakatobi di Sulawesi Tenggara, dan Morotai di Maluku Utara,” Arief menjelaskan.

Berbagai gebrakan Arief tersebut mendapat perhatian besar dari Majalah Men’s Obsession. Arief terpilih sebagai salah satu dari 71 Tokoh Berpengaruh 2016 versi Majalah Men’s Obsession edisi Agustus 2016. (Suci Yulianita)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.