Senin, 18 Oktober 21

April, Tiap RW di Bandung Dapat Jatah Rp100 Juta

April, Tiap RW di Bandung Dapat Jatah Rp100 Juta

Bandung, Obsessionnews – Walikota Bandung Ridwan Kamil memastikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sudah menyiapkan dana untuk dibagi-bagikan kepada seluruh RW di Kota Bandung sebesar Rp100 juta per RW.

Kang Emil–  sapaan akrab Ridwan Kamil, menyatakan bahwa dana Rp100 juta untuk setiap RW tersebut sudah dapat dicairkan pada bulan April mendatang. Bantuan tersebut diberikan untuk pembangunan infrastruktur dan perbaikan fisik, sehingga kemanfaatannya dalam jangka panjang.

“Insya Allah bulan depan dana tersebut cair dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan masyarakat,” tandas Kang Emil, Minggu (22/3/2015), di sela-sela ia bersama sejumlah elemen pegiat lingkungan memperingati Hari Air se-Dunia yang digelar di kawasan mata air Sentiong, Komplek Sarimas Arcamanik, Bandung, Jawa Barat.

Program pemberian dana Rp100 juta untuk tiap RW ini merupakan janji kampanye Kang Emil warga. Bahkan, menurutnya, dana Rp100 juta ini bukan hanya untuk setiap RW di Kota Bandung, tetapi PKK, Karang Taruna dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) per Kelurahan mendapat dana serupa. Namun, dia menegaskan bukan berupa dana cash.

“Untuk menghindari penyimpangan, pengurus RW tidak akan bersentuhan dengan uangnya. Jadi dana Rp100 juta itu tidak diberikan berupa dana cash, namun 70 persen untuk infrastruktur dan 30 persennya lagi itu boleh lain-lain, untuk kegiatan dan program RW,“ jelas Kang Emil.

Menurut Kang Emil, dana itu nantinya dikelola camat. Jadi, setiap RW nanti mengusulkan program perbaikan infrastruktur di wilayahnya, nantinya camat akan menunjuk pelaksana proyek. Untuk pengawasan, setiap proyek yang dikerjakan harus dilaporkan dan akan diawasi oleh seorang mahasiswa. “Ada modul yang harus diisi oleh RW, terus juga kuitansi harus diserahkan juga. Laporan juga ada fotografinya, difoto,” terangnya.

Kang Emil2

Terkait peringatan Hari Air se-Dunia, Kang Emil menyerukan kepada seluruh warga Bandung untuk menjaga kotanya. “Saya harap semua menjaga kelestarian alam dan air tidak hanya mengandalkan pemerintah saja, tapi juga seluruh komponen!” seru Walikota Bandung.

Ia menilai kelestarian alam dan lingkungan yang merupakan tempat air berada, menjadi tanggung jawab semua pihak. Dari tanggung jawab itu pun bisa dipilah, 1/4 kewajiban pemerintah, 1/4 kewajiban pemilik modal, 1/4 kewajiban media dan 1/4 lagi menjadi tanggung jawab masyarakat melalui sejumlah wadah seperti LSM dan Ormas.

Untuk pencapaian Kota Bandung juara, maka sejumlah elemen diharapkan kembali membudayakan kerja bakti pada setiap hari Minggu. “Kerjabakti yang pernah pakeum beberapa waktu lalu kita coba budayakan lagi terlebih di musim hujan seperti ini genangan air dan banjir dapat diantisipasi,” paparnya.

Kang Emil juga mengaku sudah membeli sejumlah alat keruk atau beko amphibi, beko ini dapat mengeruk sungai dan saluran air yang cukup besar dengan posisi beko berada dalam air.

“Silakan beko itu dipakai, karena kita beli beko itu untuk dipakai bukan untuk disimpan, gratis tidak usah bayar hanya pekerjanya saja kasih ongkos transpor dan sedikit dipijit-pijit,” tuturnya disambut gelak tawa hadirin.

Walikota Bandung ini lantas mempersilakan warga di kawasan mata air Sentiong untuk meminjam beko tersebut ke kantor Pemkot Bandung.

acil bimbo-

Acil Bimbo
Acil Bimbo

Sebelumnya, salah seorang Warga penggagas pelestarian mata air Sentiong, Prasetio, bercerita kalau ada 4 kolam mata air di kawasan tersebut dengan ukuran 100 m x 50 m dan 10 m x 5 m sebanyak tiga kolam. Ke-empat kolam tersebut tidak pernah kekeringan meskipun  kemarau panjang, sehingga pihaknya berharap Pemerintah Kota Bandung dapat membantu menata kawasan tersebut agar dapat dimanfaatkan warga sekitar terutama kebutuhan air bersih.

Dalam kesempatan tersebut, kang Emil menanam bibit pohon mangga dan bibit lainnya diikuti sejumlah aktifis yang juga dihadiri pegiat lingkungan Jaga Lembur Acil Bimbo dan Ketua Walhi Jabar, Dadan Ramdhani. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.