Rabu, 19 Juni 19

APPNIA Luncurkan Riset SDGs untuk Masa Depan Generasi Indonesia

APPNIA Luncurkan Riset SDGs untuk Masa Depan Generasi Indonesia
* Peluncuran riset ”Dukungan APPNIA terhadap percepatan pencapaian SDGs dan Generasi Masa Depan Indonesia”. (foto: CSR.id)

Jakarta, Obsessionnews.com – Selain pembenahan infrastruktur, masalah lain yang tak kalah penting bangsa ini adalah pemenuhan kebutuhan gizi nutrisi ibu dan anak. Memberikan nutrisi yang baik bagi ibu dan anak bak menabung aset generasi cemerlang di masa depan.

Situasi ini dipahami betul oleh Asosiasi Perusahaan Produk Bernutrisi Ibu dan Anak (APPNIA). Guna mendukung generasi mendatang yang lebih unggul, APPNIA meluncurkan sebuah dokumen riset berjudul ”Dukungan APPNIA terhadap percepatan pencapaian SDGs dan Generasi Masa Depan Indonesia”.

Riset ini merupakan dokumentasi peran aktif serta komitmen jangka panjang APPNIA mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs. Selain itu, tentu saja demi masa depan generasi Indonesia yang berkualitas.

Ketua APPNIA periode 2018 – 2020 Rivanda Idiyanto menyebutkan, pihaknya ingin menjadi bagian penting dalam mendukung dan meningkatkan status gizi, kesehatan ibu dan anak lewat kemitraaan dengan pemerintah dan stake holder.

“Semua itu dilakukan lewat kegiatan secara terencana dan sistematis,” ujar Rivanda saat peluncuran riset dokumentasi ini bertempat di Hotel JS Luwansa, Jl. HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (27/2/2019).

Merujuk pada ketetapan tujuan pembangunan berkelanjutan  17 butir SDGs oleh Perserikatan Bangsa Bangsa  (PBB), terdapat 3 butir yang menjadi bagian peran APPNIA yaitu SDGs 2 (Tanpa Kelaparan), SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejantera), dan SDGs 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak).

Tentu saja individu yang sehat punya kemampuan fisik dan daya pikir yang kuat. Alhasil, bisa berkontribusi dalam membangun masyarakat.

Bagaimanapun, pencapaian SDGs butuh kolaborasi dari semua pihak, mulai pemerintah, BUMN, pihak swasta, organisasi kemasyarakatan, termasuk peran masyarakat sendiri.

“SDG bisa menjadi perwujudan program nyata mencapai Indonesia tanpa kelaparan, kehidupan sehat dan sejahtera, sanitasi yang layak,”ucap Rivanda.

Data Survey Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2015 menunjukan Angka Kematian Bayi (AKB) masih tinggi.  Jika target Tujuan Pembangunan Milenium (Millenium Development Goals sebelum SDGs) maksimal 102 per 100 ribu kelahiran hidup, maka di survey tersebut masih tercatat 305 kematian Ibu per 100 ribu kelahiran hidup.

“Program-program yang dilakukan perusahaan-perusahaan anggota APPNIA dalah bagian dari kegiatan Corporate Social responsibility (CSR) dan Creating Shared Value (CSV) masing-masing yang mendukung capaian SDGs,” papar Rivanda.

Sampai saat ini APPNIA beranggotakan 10  perusahaan nutrisi besar diantaranya Abbott Products Indonesia, Fonterra Brands Indonesia, Frisian Flag Indonesia, Indofood CBP Sukses Makmur, Nestle Indonesia, Nutricia Indonesia Sejahtera, Reckitt Beckinser,  Kalbe Nutritionals, Sari Husada Generasi Mahardika, Wyeth Nutrition Sduaenam. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.