Selasa, 9 Agustus 22

Aplikasi SALAM Bangkitkan Ekonomi Umat Islam

Jakarta, Obsessionnews.com – Berbagai inovasi digital terus dilakukan oleh kalangan umat Muslim. Untuk memperkuat peranannya dalam membangun ekonomi Indonesia, komunitas Indonesian Islamic Youth Economic Forum (ISYEF) berkolaborasi dengan WAVE meluncurkan aplikasi ponsel bernama SALAM.

“Aplikasi SALAM merupakan wadah untuk memudahkan komunitas muslim dalam menghadiri berbagai kegiatan remaja masjid di seluruh Indonesia” kata Andi Nai, perwakilan dari ISYEF di Masjid Agung At-Tin, Jakarta Timur, Jumat (30/3/2018).

Pertumbuhan ekonomi masyarakat bisa ditopang dari berbagai hal. Kemajuan teknologi juga bisa dijadikan alat untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan segala aktivitas ekonominya. Dengan hadirnya aplikasi SALAM, peran umat Islam semakin kuat.

“Pemerintah Membuka seluas-luasnya kesempatan untuk Pemuda Pemudi Muslim dalam berinovasi di bidang apapun salah satunya adalah¬†start up,” ujar Ketua Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) Rudiantara

Menteri Komunikasi dan Informatika itu menuturkan, Indonesia pada tahun 2030 diperkirakan menjadi negara lima besar kekuatan ekonomi dunia. Sebagai kaum mayoritas, Islam kata dia harus bisa mengambil peran. “Dan pemuda-pemudi lah yang akan merasakannya nanti” imbuh dia, yang akrab dipanggil Chief RA itu.

Diketahui, ISYEF sendiri akan melaksanakan hajat besarnya pada 15 april 2018 di Perpusnas RI. Tujuannya, melahirkan usaha baru di masjid-masjid yang digawangi oleh anak muda. Wakil Presiden Jusuf Kalla dijadwalkan akan hadir untuk membuka acara yang terdiri dari 98 komunitas pemuda muslim sebagai pesertanya.

“Insya Allah Wakil Presiden RI akan hadir untuk memberikan pengetahuan dan pengalamannya dihadapan peserta ISYEF yang terdiri dari Remaja Masjid, Komunitas Dakwah Pemuda, dan Lembaga Dakwah Kampus se-Indonesia” kata Fariz Pradana, Panitia Acara ISYEF. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.