Rabu, 27 Oktober 21

Apalah Arti “Jan Ethes Srinarendra”

Apalah Arti “Jan Ethes Srinarendra”

Apalah arti sebuah nama” kata Shakespeare, pujangga Inggris abad ke-16. “Mawar tetaplah harum, meski berganti nama.”

Tapi bagi Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo, nama Jan Ethes Srinarendra memiliki makna yang dalam. Nama bayi laki-laki yang lahir pada Kamis (10/3) pagi, di RS PKU Muhammadiyah, Solo, itu, diartikan “Pemimpin cerdas yang sangat cekatan.”

Nama “Jan” berarti “sangat atau sekali”. “Ethes” berarti “cekatan”. Sedangkan “Srinarendra” bermakna “pemimpin yang cerdas”. Gibran tidak menjelaskan lebih jauh nama yang diberikan kepada putranya itu diambil dari bahasa mana.

Akan tetapi, mengesampingkan ungkapan Shakespeare, sebuah nama sesungguhnya memiliki sejuta makna. “Jan Ethes Srinarendra” juga bisa diartikan dalam berbagai latar kultur dan bahasa. Tanpa bermaksud mengartikan lain nama cucu pertama presiden, tulisan ini sekadar hendak memperkaya wawasan pembaca. Tidak lain.

Menurut laman Wikipedia, nama “Jan” aslinya berasal dari bahasa Belanda, dan bermakna “Tuhan Maha Pemurah.” Di negeri asalnya, nama “Jan” adalah nama paling umum atau pasaran, dan biasanya dipakai sebagai nama depan. Saking pasarannya, “Jan” banyak digunakan untuk maksud berbeda, atau mengekspresikan hal lain.

Misalnya, “Jan met de pet” (berarti “Jan dengan topi di kepala”) yang digunakan untuk menggambarkan orang kebanyakan atau rakyat biasa. Contoh lain, “Jan en alleman” (berarti “Jan dan orang lain”) yang merupakan padanan kata “semua orang”.

Masih menurut Wikipedia, “Jan” yang dalam bahasa Belanda diucapkan “Yann” atau “Yaan” juga banyak digunakan di negeri matador Spanyol (khususnya Catalan), Ceko, Polandia, Skandinavia, Inggris Cornish, dialek Devon, Jerman, Afrika, dan bagian barat Slavia. Bahkan, bangsa Yahudi juga kerap menggunakan nama “Jan” yang diartikan sebagai “Anugerah dari Tuhan.” Bahkan, jika ditelusuri lebih jauh, di beberapa negeri Arab nama ini digunakan dengan derivasi menjadi “Yahya”.

Nama tengah cucu Presiden Jokowi, “Ethes” sedikit sulit untuk ditelusuri asal usulnya. Menurut seorang blogger yang piawai dalam istilah, bahasa, dan kultur Jawa, Dr. Iwan M Muljono, MPH, “Ethes” kurang lebih berarti “mampu melakukan tindakan yang tepat”. Iwan adalah mantan Direktur Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2ML) Kementerian Kesehatan RI.

4d86b976-9c66-4d70-9071-707084fa526f_169
Gibran Rakabuming Raka.

Adapun nama belakang cucu presiden, “Srinarendra” juga memiliki banyak arti dari berbagai asal bahasa. Pada situs cekartinama.com, disebutkan bahwa nama itu di antaranya adalah berasal dari bahasa Sansekerta, Indonesia, Jawa, dan juga nama hoki yang masing-masing bahasa memiliki arti berbeda. Dalam bahasa Sansekerta, “Narendra” adalah bentuk lain dari “Narayana” yang berarti “Orang kuat, berkuasa, manusia yang dikaruniai”.

Entah sengaja atau hanya kebetulan, nama Srinarendra juga nyaris sama dengan nama Perdana Menteri India Shri Narendra Modi yang sangat populer dan berpengaruh di kawasan saat ini.

Modi memenangi pemilu di negerinya nyaris bersamaan dengan kemenangan Jokowi pada Pilpres 2014. Modi mengalahkan Rahul Gandhi, putra Alm. Rajiv Gandhi sekaligus cucu Indira Gandhi, seorang tokoh dinasti politik India yang pernah berkuasa selama empat dekade. Sementara Jokowi mengalahkan Prabowo Subianto, bekas menantu Presiden Soeharto, penguasa Orde Baru yang berkuasa selama tiga dekade lebih.

Sekali lagi, sebuah nama mengandung sejuta makna. Terserah apa kata Shakespeare, kita beri selamat dan kita hargai nama yang telah diberikan keluarga Presiden Jokowi kepada anggota keluarga barunya. Selamat! (Andi Nursaiful)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.