Minggu, 5 Februari 23

Apa Saja yang Dibahas Adhyaksa dan Jokowi di Istana?

Apa Saja yang Dibahas Adhyaksa dan Jokowi di Istana?
* Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault.

Jakarta, Obsessionnews.com – Jajaran pengurus Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka diterima oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (10/8/2017). Pertemuan ini membahas mengenai persiapan Raimuna Nasional XI yang akan diadakan di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur, pada 13-21 Agustus 2017.

Pertemuan dengan Presiden dipimpin oleh Ketua Kwarnas Adhyaksa Dault, Sesjen, Rafli Effendy, Waka Orgakum, Kodrat Pramudho, Waka Binamuda, Budi Prayitno, Waka Bidang BUMGP, Ridjal J. Kotta, Andalan Nasional Bidang Kominfo, Hariqo Wibawa Satria, dan jajaran Dewan Kerja Nasional.

“Kami minta waktu untuk bisa bertemu dengan Presiden. Alhamdulillah di tengah kesibukan beliau kita diterima hari ini, kami ingin melaporkan persiapan Raimuna Nasional,” ujar Kak Adhyaksa di Istana.

Adhyaksa ingin menyampaikan bahwa Rainas adalah kegiatan besar yang diikuti 15.000 peserta dari 34 Provinsi dan 514 Kota/Kabupaten. Mereka adalah Pramuka tingkat Penegak dan Pandega yang sudah melalui tahap seleksi yang ketat untuk bisa mengikuti kegiatan ini. Dan kegiatan ini banyak diajarkan tentang penanaman cinta terhadap negara.

“Kegiatan ini akan diisi oleh banyak hal, materinya bukan hanya kepramukaan tapi juga bela negara, bahaya narkoba, jumpa tokoh, toleransi, kebhinekaan, pengenalan teknologi digital, dan lain-lain,” jelasnya.

Menurutnya informasi yang diterima, Jokowi akan hadir di acara pembukaan Rainas pada 14 Agustus, sekaligus memperingati hari kelahiran Gerakan Pramuka yang ke 56. “Beliau (Presiden) alhamdulillah berkenan hadir, pada saat pembukaan Senin besok. Menurut informasi dari staf jam 16.00 WIB atau jam 4 sore,” jelasnya.

Adhyaksa juga menyatakan empat hari sebelum pelaksanaan dimulai, persiapan Rainas berjalan lancar meski berada dalam keterbatasan. Dana rutin untuk tahun ini dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, sudah dicairkan. “Pramuka kegiatan apapun tetap jalan, dan alhamdulillah persiapan berjalan dengan lancar,” jelasnya.

Selain membahas Raimuna, Adhyaksa juga tidak menampik akan memberikan klarifikasi kepada Presiden Jokowi soal tuduhan dirinya terlibat dalam organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ormas yang dibubarkan oleh pemerintah. “Itu pasti (diklarifikasi), pasti, pasti. Tapi nanti ya (penjelasannya) setelah ini,” kata Adhyaksa. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.