Selasa, 5 Juli 22

Anwar Ibrahim Minta Pendukung Pilih Mahathir

Anwar Ibrahim Minta Pendukung Pilih Mahathir
* Anwar Ibrahim.

Meski Anwar Ibrahim pernah dipenjara tahun 1999-2004 oleh rezim Mahathir Mohamad dan didakwa ‘rekayasa fitnah’ sodomi, namun kini Anwar itu bersatu dan bergabung dengan Mahathir untuk melawan PM Malaysia Najib Razak dalam Pemilu 2018 ini. Mantan PM Mahathir kali ini berada di barisan oposisi ‘Pakatan Harapan.’ menantang koalisi berkuasa, Barisan Nasional (BN) yang dipimpin PM Najib Razak.

Pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim mendesak para pemilih untuk memilih bekas rival politiknya, Mahathir Mohamad, kurang dari 24 jam menjelang pemilu parlemen negara itu.

“Saya mendesak Anda semua untuk bergabung dengan gerakan rakyat untuk menuntut perubahan,” kata Anwar dalam sebuah pernyataan dari sebuah rumah sakit di Kuala Lumpur, seperti dikutip laman ISNA, Selasa (8/5/2018).

Meskipun masih menjalani hukuman penjara, Anwar telah dirawat di rumah sakit selama beberapa bulan terakhir. Dia pertama kali dipenjara setelah Mahathir memecatnya sebagai wakil perdana menteri pada tahun 1998.

Kedua pihak mengubur permusuhan mereka pada tahun 2016, dan setuju untuk bersatu dengan tujuan mengalahkan Najib.

Anwar mengatakan kemitraannya dengan Mahathir adalah kekhawatiran terbesar partai berkuasa.

“Mahathir telah membuktikan kegigihannya, menerima keterbatasan masa lalu, meminta maaf, dan mengorbankan waktu dan energinya untuk meningkatkan martabat rakyat dan negara,” kata Anwar.

Pemilu parlemen Malaysia akan dilaksanakan hari ini, Rabu (9/5/2018). (ParsToday)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.