Sabtu, 4 Desember 21

Anton Medan Tunggu Telepon Eggi Jika Berani Tangkap Ahok

Anton Medan Tunggu Telepon Eggi Jika Berani Tangkap Ahok

Jakarta, Obsessionnews Mubaligh yang juga mantan preman, Anton Medan, mempertanyakan janji  pengacara Eggi Sudjana yang katanya melaporkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya pada hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2015.

Bahkan, Anton Medan yang  juga tokoh masyarakat warga Tionghoa ini menagih janji Eggi Sudjana yang berkoar akan menangkap Ahok. Oleh karena ikut, Anton Medan mengatakan siap mendampingi Eggi Sudjana untuk menangkap Ahok jika benar-benar Ahok melakukan perbuatan korupsi seperti yang dituduhkan Eggi.

“Saya tunggu telepon Eggi, jika beliau tidak ada yang mendampingi melapor di Polda,” tantang Medan saat dihubungi Obsessionnews, Rabu (28/10/2015).

Dipastikan, Anton Medan akan membantu Eggi, seandainya ditemukan unsur korupsi yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Namun, ternyata dimata Anton Medan, sosok Ahok tidak seperti yang dituduhkan Eggi Sudjana. “Ahok nggak sejelek itu,” pungkas Anton.

Sebelumnya, Ahok juga telah mengatakan kepada Obsessionews untuk mempersilahkan Eggi Sudjana melaporkankan ke Polda Metro Jaya, karena itu merupakan hak warga negara.

Namun, Eggi yang ingin Ahok dipenjara dengan mengajak ribuan massa ini, beralasan penangkapan Ahok ini berdasarkan paparan dari mantan Wakil Gubernur Jakarta Prijanto mengenai kasus korupsi lahan RS Sumber Waras dan adanya konspirasi kasus di Taman BMW.

Baca juga:

Eggi Sudjana Ancam Tangkap Ahok, Ahok: Silahkan!

Ahok Tidak Takut Ditangkap, Pasti Melawan!

Prijanto menilai Ahok selama ini pintar menampilkan dirinya sebagai orang bersih dan suci. “Skenarionya luar biasa, ingin mencitrakan dirinya sebagai orang yang benci korupsi, dan itu berhasil. Sekarang ada tidak rakyat yang tidak benci koruptor? Makanya publik bersimpati sama dia,” katanya.

Faktanya, Ahok sama sekali tidak pro pemberantasan korupsi. Buktinya, Ahok telah melakukan pembiaran terhadap konspirasi di Taman BMW dan terlibat korupsi dalam pembelian lahan RS Sumber Waras.

“Di DKI ini ada korupsi gede-gedean yang saya berani bertaruh, dalam kasus BMW dan RS Sumber Waras Ahok terlibat. Sekurang-kurangnya dia melakukan pembiaran,” paparnya.

Sebelumnya,  terkait pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang bermasalah, Eggi Sudjana berkoar mengajak pemuda-pemudi Jakarta “Tangkap Ahok” di hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2015.

“Kita jangan hanya berwacana di sini harus ada aksi lapangan, kalau perlu Hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober nanti kita lakukan aksi Tangkap Ahok!” seru Eggi dalam diskusi di Jakarta, Selasa (20/10). (Popi Rahim)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.