Jumat, 29 Oktober 21

Antisipasi Tol Cipali Hadapi Lonjakan Arus Balik

Antisipasi Tol Cipali Hadapi Lonjakan Arus Balik

Subang, Obsessionnews – Berdasarkan catatan PT. Lintas Mitra Sedaya (LMS) selaku Opeator Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), sejak hari “H” Idul Fitri 1436 H, Jumat (17/7/2015), hingga tercatat sebanyak 51.425 kendaraan memasuki Tol Cipali, sedangkan pada H+1 (18/7/2015) tercatat 40.532 kendaraan.

Sebaliknya, kendaraan yang keluar gerbang tol Cikopo arah Jakarta meningkat dari 11.042 kendaraan di hari H Lebaran menjadi 17.451 kendaraan pada sehari setelah Idul Fitri (H+1).

Sejumlah langkah dilakukan oleh PT Lintas Marga Sedaya (LMS), selaku pengelola jalan tol Cikopo-Palimanan (Cipali) dalam mengantisipasi lonjakan arus balik pasca Idul Fitri 1436 H.

Menurut Wakil Direktur Utama PT LMS, Hudaya Arryanto, sejumlah langkah guna mengantisipasi lonjakan arus balik mudik dilakukan diantaranya ialah memberikan prioritas kendaraan arus balik menuju arah Jakarta, baik yang keluar tol Cipali di gerbang Cikopo maupun yang masuk di Gerbang Palimanan.

“Sejak pagi ini (Minggu 19/7), sudah mulai terjadi kenaikan volume lalu lintas ke arah Jakarta, sementara arus arah sebaliknya masih tinggi. Tentunya harus ada prioritas yang diambil.

Mengingat bahwa saat ini sudah memasuki masa arus balik, maka prioritas kami adalah memperlancar kendaraan arus balik khususnya di Gerbang masuk Palimanan dan Gerbang keluar Cikopo.

Di kedua gerbang itu akan dibuka lebih banyak gardu arah Jakarta dan mengurangi jumlah gardu arah Cirebon” kata Hudaya di Cikopo, Minggu (19/7).

Guna mempercepat layanan di gerbang tol, akan mengerahkan petugas tambahan di gardu tol, yang dibantu oleh petugas jemput bola untuk melakukan penukaran uang kecil serta menyesuaikan pengoperasian gardu tol.

“Di lapangan pengaturan buka tutup gardu akan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas pada kedua arah. Untuk lebih mempercepat waktu transaksi, kami menghimbau para pengendara untuk menyiapkan uang pas dan kartu tol-nya sebelum memasuki gerbang tol.” kata Hudaya.

Selanjutnya, upaya mengantisipasi lonjakan arus telah disiapkan rencana rekayasa lalu-lintas dengan mengalihkan keluar melalui Gerbang Tol Kalijati di KM 98. Dari Kalijati kendaraan dapat mengikuti jalan nasional Subang-Sadang lalu masuk tol Purbaleunyi dan tol Cikampek menuju Jakarta.

Hudaya mengingatkan kepada para pengguna jalan untuk waspada selama berkendara. Dihimbau untuk mengutamakan keselamatan dan menjaga kondisi fisik dan kendaraan sebelum dan selama melintas di tol Cipali. Bila merasa lelah dan mengantuk, sebaiknya beristirahat di rest area yang tersedia sepanjang jalan tol Cipali.

“Untuk keselamatan selama melintas di tol Cipali, kami menghimbau pengendara untuk tetap menjaga jarak aman dan tidak melebihi batas maksimum kecepatan 100 km/jam,” ujarnya.

Layanan Pendukung Tol Cipali
Pengendara bisa memanfaatkan fasilitas Rest Area di sepanjang jalan tol Cipali, antara lain Empat (4) Rest Area Tipe A (besar) yang dilengkapi SPBU yang berlokasi di KM 102 arah Cirebon, KM 102 arah Cikopo, KM 166 arah Cirebon dan KM 164 arah Cikopo.

Empat (4) Rest Area Tipe B (kecil) yang berlokasi di KM 86 arah Cirebon, KM 86 arah Cikopo, KM 130 arah Cirebon dan KM 130 arah Cikopo.

Untuk kenyamanan pengendara di ruas tol Cipali saat arus balik, PT LMS menyediakan kopi gratis di Rest Area Tipe B dari hari Jumat, 24 Juli 2015 sampai Minggu, 26 Juli 2015 dari pukul 18.00 – 21.00 WIB. Kopi gratis tersedia Rest Area KM 86 arah Cirebon, KM 86 arah Cikopo, KM 130 arah Cirebon dan KM 130 arah Cikopo.

“Kami berharap layanan kopi gratis dapat dimanfaatkan para pengguna tol Cipali saat berhenti dan beristirahat di Rest Area Tipe B agar tetap bisa menjaga kondisi fisik selama melintas di tol Cipali,” pungkasnya. (Ted)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.