Kamis, 26 Mei 22

Antisipasi Penyalahgunaan, Kelebihan Formulir C6 Dikembalikan

Antisipasi Penyalahgunaan, Kelebihan Formulir C6 Dikembalikan

Padang, Obsessionnews – Formulir C6 untuk undangan memilih yang berlebih karena tidak terdistribusi kepada pemilih harus diserahkan kepada pihak petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS). Kelebihan formulir undangan untuk memilih harus dikembalikan, agar tidak disalahgunakan.

Ketua KPU Sumbar, Amnasmen mengatakan, sehari menjelang pemungutan suara pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak digelar 9 Desember 2015, Selasa (8/12) malam seluruh formulir C6 sudah selesai didistribusikan kepada masyarakat yang terdaftar sebagai pemilih. Malam itu juga, formulir C6 yang tidak habis disistribusikan tidakboleh dipegang petugas KPPS. Petugas KPPS harus menyerahkan kembali kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS).

“Penyerahan formulir C6 dari petugas KPPS kepada petugas PPS dilengkapi dengan berita acara. Berapa yang terpakai dan tidak terpakai harus jelas. Demikian juga dengan petugas yang menyerahkan dan menerimanya harus jelas,” kata Amnasmen saat rapat koordinasi persiapan menjelang pemungutan suara pilkada serentak di Sumbar pada 9 Desember 2015 saat berlangsung di auditorium gubernuran Senin (7/12).

Rapat persiapan yang dihadiri Penjabat (Pj) Gubernur Sumbar Reydonnizar Moenek dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) itu, Amnasmen menjelaskan bahwa surat suara yang berlebih harus dikembalikan kepada petugas PPS untuk menghindari penyalahgunaan.

sumbar - siap pilkada
Pj. Gubernur Sumbar Reydonnizar Moenek (kanan)

Amnasmen mengatakan, pihaknya sudah dua kali mengirim surat kepada KPU kabupaten/kota agar KPU kabupaten/kota, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan PPS mengawal pendistribusian formulir C6 yang dilakukan petugas KPPS. Terakhir KPU Sumbar mengirim surat ke masing-masing KPU kabupaten/kota pada Minggu (6/12).

Pendistribusian formulir C6 dikawal untuk memastikan seluruh pemilih sudah menerima surat undangan untuk memilih. Kemudian, agar tidak disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, sehingga dapat menciderai demokrasi dan rasa keadilan

Terkait logistik untuk kebutuhan pemilihan gubernur (pilgub) Sumbar, Amnasmen mengatakan, Senin (7/12) sudah didistribusikan ke kecamatan seperti surat suara dan alat kelengkapan Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Dalam kesempatan itu Amnasment meminta kepada Pj Gubernur, supaya mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga netralitas dan independen serta tidak berpihak kepada salah satu pasangan calon. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.