Minggu, 26 Juni 22

Perppres 71/2015 Atasi Kelangkaan dan Gejolak Harga Ikan

Perppres 71/2015 Atasi Kelangkaan dan Gejolak Harga Ikan
* Saut P Hutagalung

Jakarta, Obsessionnews – Saat ini, Ikan sudah termasuk ke dalam barang kebutuhan pokok setara dengan beras. Makanya, dikeluarkan Peraturan Presiden nomor 71 tahun 2015 tentang penerapan serta penyimpanan komoditi pokok.

Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Saut P Hutagalung mengatakan, dasar dikeluarkannya Perpres tersebut adalah Undang-Undang pangan nomor 18 tahun 2012 dan Undang-Undang Perdagangan tahun 2014.

“Ikan termasuk barang kebutuhan pokok sama seperti beras. Dulu tahun 2012 tidak termasuk pangan pokok,” kata Saut di kantornya, Senin (6/7), kepada wartawan.

Kriteria dikeluarkannya Perpres tersebut, menurut Saut guna mengantisipasi kelangkaan dan gejolak harga ikan. Memang, hal tersebut belum terjadi. Namun melihat dampak dari kebijakan pemberantasan ilegal fishing, banyak negara di Asia pada masa mendatang bakal mengalami dua hal tadi. Akibatnya, permintaan bakal melonjak.

“Perpres mengatur ikan sebagai kebutuhan pokok bukan karena terjadi kelangkaan. Namun bisa saja kedepannya terjadi seperti itu. Kalau masuk sebagai kebutuhan pokok pemerintah bisa bikin cadangan dan harga acuan,” jelas Saut.

Saat ini, menurut dia, Indonesia masih mampu menjaga stok ikan dan mencegah gejolak harga. Jika nanti dengan sistem persediaan logistik yang dibangun tak mampu mengantisipasi hal yang dikhawatirkan, maka Perpres 71 segera diberlakukan.(Mahbub Junaidi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.