Kamis, 1 Oktober 20

Anti China, India Hapus TikTok dan Blokir Aplikasi Seluler China

Anti China, India Hapus TikTok dan Blokir Aplikasi Seluler China
* Aplikasi TikTok. (Foto: Arif RH/Obsession News)

Delhi – India memutuskan memblokir 59 aplikasi seluler China termasuk TikTok dari Bytedance dan WeChat milik Tencent sebagai bentuk perlawanan baru atas memanasnya hubungan dengan China.

Kementerian teknologi India mengeluarkan perintah yang menyatakan aplikasi buatan China itu “merugikan kedaulatan dan integritas India, pertahanan India, keamanan negara dan ketertiban umum”, seperti dilansir Reuters, Selasa (30/6/2020). Atas perintah tersebut Google dan Apple harus menghapus aplikasi ini dari PlayStore dan iOS.

Langkah tersebut dilakukan setelah terjadinya bentrokan perbatasan di daerah Himalaya yang disengketakan awal bulan ini yang mengakibatkan kematian 20 tentara India.

Keputusan ini bisa menjadi batu sandungan terhadap perusahaan-perusahaan China yang telah menaruh dana besar di India sebagai salah satu ekonomi digital terbesar di dunia.

Bytedance yang berkantor pusat di Beijing memiliki rencana untuk menginvestasikan US$ 1 miliar di India, membuka pusat data lokal, dan baru-baru ini banyak merekrut warga India.

India adalah pendorong terbesar instalasi aplikasi TikTok, 611 juta kali aplikasi milik Bytedance ini diunduh warga India, atau 30,3% dari total keseluruhan, menurut lembaga riset Sensor Tower pada bulan April.

Aplikasi lain yang telah dilarang adalah WeChat Tencent, yang telah diunduh lebih dari 100 juta kali di Android Google, Browser UC Alibaba dan dua aplikasi Xiaomi.

Google mengatakan masih menunggu perintah pemerintah India, sementara Apple tidak menanggapi permintaan komentar. Bytedance tidak segera menanggapi permintaan komentar.

“Ini adalah langkah tercepat dan paling kuat yang bisa diambil pemerintah untuk memberikan tekanan ekonomi pada perusahaan-perusahaan China,” kata Santosh Pai, dari firma hukum Link Legal, yang memberi nasihat kepada beberapa perusahaan China.

Sentimen anti-China telah lama membara di India karena tuduhan impor murah membanjiri negara itu, tetapi bentrokan perbatasan telah membawa perselisihan ini ke permukaan dengan seruan memboikot produk-produk China.

Sejak minggu lalu, Bea cukai India menahan peti kemas yang datang dari China, termasuk produk Apple, Cisco dan Dell. (*/CNBC)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.