Rabu, 8 Februari 23

Antasari Sebut Nama SBY, Demokrat: Kasusnya Sudah Selesai

Antasari Sebut Nama SBY, Demokrat: Kasusnya Sudah Selesai
* Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto.

Jakarta, Obsessionnewsm-com – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar sudah dinyatakan bebas dari hukumannya setelah mendapat grasi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Antasari berencana membongkar kembali kasusnya karena dianggap banyak kejanggalan.

Ia ‎sempat menyebut nama mantan Presiden RI yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk membantu meluruskan kasusnya. Sebab, kasus pembunuhan yang menjerat Antasari terjadi saat SBY menjadi Presiden. SBY dianggap mengatahui.

‎Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto, kasus pembunuhan yang menjerat Antasari sudah selesai, tidak perlu kembali dipersoalkan. Semua, kata dia, sudah melewati proses hukum mulai dari penyelidikan sampai dengan vonis pengadilan.

“Dari semua tahapan pengadilan, dari pengadilan negeri sampai Mahkamah Agung semua sudah dilalui. Beliau kini dapat grasi dan kembali ke masyarakat. Ya sudah sesuai proses semuanya, tak ada yang perlu dipermasalahkan,” ujar Agus di Jakarta Minggu, (29/1/2017).

Antasari ingin mengetahui, siapa dalang pembunuhan sebenarnya. Bila berkenan, SBY diminta bisa memberikan keterangan kepada polisi dengan menggerakkan anak buahnya pada saat masih menjadi Presiden. Selain itu, SBY juga diminta mendukung dibentuknya Tim Pencari Fakta bersama Presiden Jowi.

Tidak lupa, Agus juga menanggapi rencana Antasari bergabung dengan PDI Perjuangan sebagai kendaraan politiknya. Menurut Agus, setelah memperoleh grasi dari Presiden Jokowi, Antasari tentunya memiliki hal politik yang dijamin konstitusi.

“Ini sepenuhnya kewenangan beliau (Antasari) karena beliau sudah dinyatakan bebas. Sehingga dia punya hak untuk menyampaikan aspirasinya,”

Termasuk, kata dia, sikap Antasari dalam Pilgub DKI di mana Antasari lebih condong untuk mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.  Sebelumnya, Antasari menyatakan dirinya berniat bergabung ke PDI-P karena merasa memiliki kesamaan visi dengan PDI-P. (Abar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.