Senin, 20 September 21

Antasari: Abraham Samad Senasib dengan saya

Antasari: Abraham Samad Senasib dengan saya

Tanggerang, Obsessionnews – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar berbagi cerita kepada awak media tentang dunia penegakan hukum terutama berkaitan dengan kasus korupsi. Menurutnya, memberantas korupsi punya tantangan sendiri yang jauh lebih besar bebannya dari pada yang lain.

Dimoment ‎pergantian pimpinan KPK yang baru ini dia berharap, ada calon pemimpin yang punya nyali besar dalam memberantas korupsi, dan siap dengan segala resiko yang akan dihadapi. Sebab, kata dia, koruptor bukan orang sembarangan, dia punya cara yang lebih pintar dari penegak hukum.

“Mereka itu bisa menyerang balik kalau gak kuat nanti bisa seperti saya,” katanya Sabtu (28/11/2015).

Antasari mengaku pernah berpesan kepada Ketua KPK non aktif Abraham Samad pada saat awal dia menjabat sebagai pimpinan KPK. Ia meminta kepada Abraham untuk hati-hati dalam melangkah. Menurutnya, Abraham bagus punya nyali baja, untuk melawan korupsi.

“Saya katakan sama dia (Abraham) hati-hati bung sama siapapun harus waspada,” kata Antasari saat dijenguk Abraham Samad di tahanan.

Kepada Abraham, Antasari memberi tahu, selain berani, pimpinan KPK harus sombong dan cuek jangan mudah tersanjung dengan omongan orang, karena bisa jadi itu adalah jebakan.

‎”Kalau dimuat berita Ketua KPK sombong, biar saja. Dari pada nanti terjebak. Hari ini siap disanjung, besok siap dimaki-maki. Saya kasih tahu begitu ke Abraham, ternyata dia kena juga.” ungkapnya.

Pesan lainya kepada calon pimpinan KPK yang baru, Antasari meminta KPK tetap jalan sebagai institusi pemberantas korupsi. Jangan sampai kata dia, pimpinan KPK punya hutang kasus. Seperti kasus Bank Century yang sampai saat ini belum ditemukan dalangnya.

“Jadi harus tuntaskan satu-satu, jadi publik tidak bertanya-tanya,” jelasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.