Minggu, 29 Januari 23

Anies (Terus) Digoyang

Anies (Terus) Digoyang

Oleh: Tb Ardi Januar, Pegiat medsos

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus digoyang. Dia terancam dinonjobkan alias diberhentikan. Bukan karena melakukan penistaan, tetapi karena Anies memberi lapak jualan kepada pedagang di kawasan Tanah Abang.

Ombudsman selaku lembaga negara yang kinerjanya kurang populer selama ini mendadak berisik. Anies dinilai tak kompeten dalam mengelola Jakarta. Dia memberikan rekomendasi kepada Anies. Bila tidak dijalankan, Anies bisa dibebastugaskan.

Publik semua tahu, Ombudsman nyaris tak bersuara ketika Ahok masih berkuasa. Padahal, sederet pelanggaran terjadi saat itu. Misalnya, kasus lahan di Cengkareng, kasus lahan di Sumber Waras, reklamasi yang dibangun tanpa Perda, penggusuran di banyak tempat, dan lain sebagainya. Ombudsman juga tak pernah bersuara melihat jalan raya di depan Istana dan di depan Kedubes Inggris ditutup sejak lama.

Metro TV dalam sebuah tayangan memvonis Anies sebagai gubernur ruwet. Berkali-kali stasiun televisi milik Surya Paloh ini menampilkan berita bernada negatif kepada Anies. Mereka seolah tak peduli dengan peringkat ratting yang masih berada di posisi bawah bersama TVRI.

Para Ahoker kelas berat yang kini berkumpul di PSI ikut membully Anies dengan beragam komentar. Mereka tidak ngaca kemarin telah menipu publik dengan memalsukan dan mencatut nama seorang dokter sebagai pengurus saat verifikasi partai. PSI ini lebih doyan numpang tenar dengan cara menyerang Anies ketimbang meningkatkan kejujuran para kadernya.

Menyikapi semua ini, Anies tetap cool. Dia tetap fokus bekerja meski berat badannya menurun. Bagi Anies, keputusannya menutup Jalan Jati Baru karena memikirkan periuk nasi para pedagang kaki lima yang notabenne rakyat tak berdaya.

“Banyak tanah negara dibangun mall didiamkan, kenapa soal Tanah Abang jadi ribut? Pemerintah ini ada untuk siapa sebenarnya?” kata Anies dengan santai.

Di tengah bully para hatter yang menerpa, Anies justru kembali membuat gebrakan. Dia menutup Alexis secara total. Tanpa mengerahkan Satpol PP dan buldoser, tanpa juga membuat kegaduhan di media massa. Anies cukup mengirimkan sepucuk surat.

Gebrakan Anies menutup Alexis tetap dinilai sinis. Bestari Barus menilai, menutup Alexis tidaklah istimewa karena bisa dilakukan sekelas camat. Politikus Nasdem ini lupa bahwa jagoannya dulu (Ahok) mengaku tak bisa menutup Alexis. Artinya, secara tidak langsung, Barus menegaskan kualitas Ahok masih di bawah camat.

Anies sedang menata Jakarta. Tidak hanya mengatur tata kota, tetapi juga mengubah prilaku manusianya. Anies mempertontonkan gaya kepemimpinan yang santun dalam bicara, namun tegas dalam bertindak. Anies pemimpin yang mengedepankan isi kepala, bukan mengandalkan emosi dan intonasi suara.

Warga Jakarta mendukung kepemimpinan Anies. Para ulama dan umat di belakang Anies. Barisan relawan bersama Anies. Ribuan Jakmania sedang mengidolakan Anies, kaum miskin kota mencintai Anies. Terus kalian yang isinya cuma itu-itu saja mau menggoyang Anies…? Coba saja…
[00:46, 3/31/2018] +62 813-1111-9113: CINA-CINA RRC AKAN IKUT PILPRES DENGAN KTP DAN KK ASPAL…

Copas:
Jika tidak waspada dan hati-hati, sepertinya dan kelihatannya, Joko akan berkuasa 2 periode…! Kenapa begitu? Apa indikadinya

INILAH HASIL MERENUNG DAN MENCERMATI OLEH ORANG NDESO SEPERTI SAYA.

Baca sampai habis sebelum komen ya..

Kenapa saya bilang begitu… Pada akhirnya kita semua, mau terpaksa atau tidak, melihat jokowi akan berkuasa 2 periode jika kita tidak benar-benar menjaga kesiagaan dan waspada tentang hal berikut!

Akhirnya Kita akan tertipu juga… Sebab nomor KTP dan KK mayoritas rakyat sudah dipaksa diberikan untuk daftar ulang kartu sim card.

Ingat kah kita pada waktu pilkada jakarta 2017? Banyak si sipit pekok ingin mencoblos tapi tidak bisa karena dilarang para saksi. Sebab mereka hanya punya KTP sementara dan tidak punya KK….

Kenapa bisa memiliki KTP sementara dan tidak ada KK? Jawabnya : Karena memang difasilitasi…

Dan paham juga kan kenapa blangko pembuatan KTP langka beberapa tahun terakhir? Karena diberikan ke para aseng sipit untuk mencoblos si penista.

Tapi untungnya, si penista tetap nyungsep karena di banyak TPS digagalkan oleh saksi, karena mereka yang hanya membawa KTP tanpa KK tidak dibenarkan untuk mencoblos.

Nah, saat ini mereka menyadari kekeliruan itu dan berusaha memperbaikinya, yaitu dengan cara mengcopy data KK dan KTP penduduk indonesia sekaligus lalu di cetak seperti asli…
Maka, data KK dan KTP pun akan terlihat sinkron dan terdaftar resmi dalam system KPU pasca dicetak dan diinput kedalam system.

Pertanyaannya : kenapa mereka bisa mereka mencetak dan menggandakan KTP?

Mudah sekali jawabannya. Sedang kan uang saja bisa mereka cetak tanpa melalui PERURI, hanya izin dari BI. Apatah lagi KK dan KTP?

Sudah tahu kan perusahaan yang mencetak kertas KTP dan KK?

Perusahaan itu juga mendapat tender untuk mencetak kertas suara loh… Selain mencetak kertas STNK, BPKB dan kertas bersegel lainya termasuk prangko!

Apa nama perusahaannya?
Untuk ini, tidak bisa saya jabarkan di sini karena nanti kesannya menuding tanpa bukti, padahal ini hanya kecurigaan yang hampir terbukti nyata!
Tapi saya kasih clue-nya, bahwa perusahaan tersebut berada di Indonesia…. Silakan Cari sendiri dan selidiki ya, siapa tahu bisa dapat info tambahan…

Nah, pada waktu pilkada jabar 2018 dan pilpres 2019 nanti, cetakan KTP dan KK itu akan mereka gunakan…

Siapa aja yang akan menggunakan KTP dan KK itu?

Tentu saja pada pilpres 2019, akan sebagian besar warga china yang masuk sebagai tenaga kerja di perusahaan-perusahaan china yang berada di Indonesia.
Sebagian lagi, digunakan orang cina kelahiran yang pro petahana…
Dan umumnya, orang china kelahiran ini berada surabaya, medan, dan kalimantan. Selidiki sendiri deh.

Ketika pilkada Jakarta 2017 lalu, kalau anda semua melihat pola jadwal penerbangan dari surabaya, medan, dan kalimatan ke jakarta, terlihat sangat sibuk sekalu seminggu sebelum hati pencoblosan… jDan akan sibuk dan padat lagi 2-5 hari setelah hari pencoblosan…
Ya ya ya…pola-pola ini akan bisa dilihat jika kita jeli..

Maka MCA dan Barisan Emak-emak Militan (BEM) harus siaga penuh dalam mewaspadai segala bentuk apa pun kecurangan yang bisa terjadi!

Dan Bonus bagi warga china yang diberi KTP dan KK adalah mereka terdaftar dalam system kependudukan Indonesia. Dan otomatis pula, warga dari china semakin bertambah… bahkan katanya di antara meraka banyak terdapat intel dan tentara…
Silahkan dirunut dan diurutkan semuanya..

Terlepas dari adanya kecurigaan ini, tampaknya kemungkinan untuk terjadi makin nyata!

PDIP cs sudah sadar betul mereka bakal kalah dan nyungsep… karena terlanjut mendeklarasikan bahwa mereka “tidak butuh suara umat islam”, namun berada di negara mayoritas Islam… Oleh karena itu, maka hampir dapat dipastikan, mereka akan menggunakan metode culas dan curang ini…

Lalu, Siapa yang akan mengawasi hal ini semua? Polisi kah? atau Tentara?

Sayangnya, kedua instansi itu sudah “dibeli” dan menjadi “milik” PDIP…terutama polisi.
Semoga manfaat. (*)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.