Minggu, 24 Oktober 21

Anies: Remaja Pembegal Motor, Salah Orangtua dan Guru

Anies: Remaja Pembegal Motor, Salah Orangtua dan Guru

Bandung, Obsessionnews – Maraknya kasus pembegalan sepeda motor, yang dilakukan remaja atau pelajar, yang paling bertanggungjawab adalah orangtua dan guru yang bersangkutan. Sebab, gagal dalam mendidiknya.

Demikian ditegaskan Menteri Pendidikan Nasional, Anies Baswedan, usai menghadiri seminar “Pendidikan Karakter ” di gedung Merdeka , Bandung , Sabtu (28/2).

Menanggapi instruksi Wapres Yusuf Kalla agar Kementerian Pendidikan, proaktif dalam mengatasi masalah tersebut, Anies menilai pendidikan tidak hanya di sekolah tapi juga di rumah dan lingkungan.

“Saya akan lihat kehidupan mereka di sekolah. Tentunya juga bersama para orangtua yang bersangkutan”, ujar Anies.

Para guru di sekolah seperti Wali kelas, guru BK dan kepala sekolah harus tegas terhadap anak didiknya yang melakukan kekerasan.

“Pemerintah akan mendukung para guru, wali kelas, guru BK dan kepala sekolah yang tegas dalam melarang kekerasan terhadap anak didiknya,” mantan Rektor Universitas Paramadhina, Jakarta itu.

Penyelenggara sekolah juga harus tetap melakukan komunikasi dengan para orangtua tentang perkembangan anak didiknya dengan cara memanggil orangtua secara rutin atas perkembangan kedisiplinan anak-anak didiknya.

“Kita akan coba berkomunikasi dengan sekolah-sekolah untuk pengaturan jam kerja para guru, sehingga para guru banyak waktu untuk bertemu dengab orangtua siswa”, tandasnya.

Pendidikan di lingkungan sangat memegang peranan penting atas perkembangan mental para anak didik, dengan maraknya game online yang mewabah saat ini di masyarakat menjadikan anak didik memiliki prilaku kekerasan yang cukup kuat.

“Akhirnya anak didik ini tidak dapat membedakan kekerasan virtual ataupun real, ” pungkas Anies. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.