Jumat, 24 September 21

Anggota Komisi X DPR: Wajib Belajar Sebaiknya 12 Tahun

Anggota Komisi X DPR:  Wajib Belajar Sebaiknya 12 Tahun


A.Rapiudin
Jakarta– Anggota Komisi X DPR Herlini Amran menilai keputusan pemerintah menghapus Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SD dan sederajat sebagai langkah tepat. Namun, dengan catatan pelaksanaan evaluasi belajar siswa diamanahkan kepada pendidik. Sementara pemerintah atau diwakili lembaga mandiri tugasnya memfasilitasi proses menuju evaluasi tersebut.

“Apalagi, jika keputusan penghapusan UN SD ini guna mendukung misi Wajib Belajar (Wajar) 9 tahun yang terdapat dalam UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas),” ujarnya di Jakarta, Kamis (16/5).

Lebih lanjut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menambahkan, UU Sisdiknas sebaiknya direvisi khususnya yang terkait dengan wajib belajar.  Dengan demikian, maka wajar tidak lagi 9 tahun, tetapi 12 tahun. Artinya, jenjang pendidikan hingga SMA.

“Untuk UN SMP dan SMA, mestinya juga hanya sebagai pemetaan saja, bukan sebagai standar kelulusan peserta didik. Kalau mau dijadikan standar kelulusan maka harus dipastikan semua sekolah, termasuk fasilitas dan kualitas gurunya memiliki standar yang sama,” ucapnya.

Seperti diketahui, mulai tahun ajaran baru mendatang, Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SD dan sederajat ditiadakan.Presiden Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menandatangani ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, pada 7 Mei 2013.

Ujian Nasional untuk satuan pendidikan jalur formal pendidikan dasar sebagaimana dimaksud, dikecualikan untuk SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat. Menurut PP ini pula, ketentuan pengecualian Ujian Nasional SD/MI/SDLB atau bentuk lain yang sederajat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 67 Ayat (1a) berlaku sejak tahun ajaran 2013/2014.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.